Kerahkan Anjing Pelacak, Korban Kedua Longsor Pemalang Ditemukan

liputan6.com
1 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Tim Search and Rescue (SAR) gabungan berhasil menemukan jenazah H (68), korban tanah longsor di Dukuh Siranti, Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul, Kabupaten Pemalang, Jumat (30/1/2026) sekitar pukul 12.50 WIB. H adalah korban kedua setelah sebelumnya SAR gabungan menemukan jenazah korban lainnya, A (40) pada Minggu (25/1/2026).

Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana mengonfirmasi jasad korban ditemukan tertimbun di salah satu titik longsor setelah dilakukan pencarian intensif selama beberapa hari. 

Advertisement

"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, dan langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan ke rumah duka," ujar Rendy. 

Pencarian jasad H melibatkan kolaborasi lintas instansi yang terdiri dari Polres Pemalang, Brimob, TNI, BPBD, Basarnas, relawan, serta pemerintah setempat. Untuk mempercepat titik temu, Polres Pemalang juga mengerahkan dua ekor anjing pelacak K-9 dari Tim Siaga Bhayangkara.

Unit K9 diterjunkan karena memiliki kemampuan khusus dalam mendeteksi keberadaan manusia yang tertimbun material tanah. Fokus penyisiran dilakukan pada titik-titik yang dianggap paling berpotensi menjadi lokasi korban tertimbun.

Peristiwa nahas ini bermula pada Minggu (25/1/2026) pagi. Saat itu, H (68) sedang melakukan aktivitas rutin di sawah bersama anaknya, A (40). Secara tiba-tiba, tanah longsor menerjang area tersebut dan menimbun bapak dan anak tersebut.

Jasad sang anak, A (40), telah lebih dulu ditemukan dan dievakuasi oleh tim gabungan bersama warga pada Senin, 26 Januari 2026 lalu. Dengan ditemukannya H pada hari ini, total korban jiwa dalam bencana longsor di Watukumpul berjumlah dua orang. 

Setelah penemuan jasad H, tim SAR gabungan sempat melanjutkan penyisiran di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada lagi korban lain yang tertimbun. Setelah dipastikan bersih, operasi pencarian di Kecamatan Watukumpul resmi dihentikan.

"Usai mengevakuasi korban, tim SAR gabungan melanjutkan penyisiran untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tertimbun. Dengan ini, pencarian resmi dihentikan dan ditutup pada hari ini," tegas Kapolres.

Rendy  menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Dia juga mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat curah hujan di wilayah Pemalang masih tergolong tinggi.

"Doa kami menyertai para korban, semoga husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan," kata dia.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Iran Punya 1.000 Drone Baru, Bersumpah Akan Beri Respons Dahsyat!
• 16 jam laludetik.com
thumb
Sudah Tersangka, Eks Menag Yaqut Masih Diperiksa Sebagai Saksi
• 7 jam laluidntimes.com
thumb
Terapkan Zero Waste to Landfill, Suparma (SPMA) Kelola 99 Persen Limbah Padat Produksi
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Ketua OJK Mahendra Siregar Mundur, Dua Pejabat Kunci Pengawas Pasar Modal Ikut Lepas Jabatan
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
200 Ide Nama Usaha yang Membawa Berkah dan Keberuntungan
• 5 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.