Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Sumatera Utara
Pemerintah terus mengakselerasi pemulihan pascabencana melalui percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) di sejumlah wilayah terdampak, seiring dengan pembangunan hunian sementara (huntara) yang masih berlangsung.
Dalam keterangannya, Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI menyatakan percepatan pembangunan huntap saat ini dilakukan di beberapa daerah yang terdampak bencana alam.
Di Desa Dolok Nauli, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara, pembangunan pondasi huntap telah dimulai di Dusun Simate Mate.
Sebanyak 103 unit rumah akan dibangun di atas lahan seluas lebih dari dua hektare yang merupakan hibah dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara.
Pembangunan huntap tersebut didukung Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Rumah yang dibangun merupakan tipe 36 dengan dua kamar tidur dan diperuntukkan bagi warga terdampak bencana dengan kategori rumah rusak berat, hilang, atau berada di wilayah zonasi merah.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Utara Budiman Gultom menyampaikan bahwa pembangunan huntap tersebut ditargetkan rampung pada 21 April 2026.
Percepatan serupa juga dilakukan di Kabupaten Tapanuli Selatan. Di Desa Sigala-gala, Kecamatan Batang Toru, sebanyak 227 unit huntap tengah dibangun bagi warga terdampak banjir besar di Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru.
Pembangunan di wilayah ini telah memasuki berbagai tahapan, mulai dari pengerjaan pondasi, pemasangan dinding bata, hingga pemasangan kusen pintu.
Selain pembangunan hunian tetap, pemerintah juga menyiapkan lahan untuk mendukung transisi warga dari huntara menuju hunian permanen.
Pembangunan huntara masih berjalan di sejumlah lokasi, termasuk di Desa Sibalanga, Kecamatan Adian Koting, Kabupaten Tapanuli Utara.
Di wilayah terpencil tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara membangun 40 unit huntara. Lokasi ini berjarak sekitar delapan jam perjalanan darat dari Kota Medan.
Kolaborasi lintas sektor kementerian dan lembaga turut mendukung percepatan pemulihan. Di Sumatera Barat, pembangunan huntara di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, dikerjakan oleh personel Satuan Brimob Polda Sumatera Barat.
Saat ini, pembangunan telah memasuki tahap pemasangan dinding, lantai, rangka bangunan, serta proses pengecoran.
Melalui penyediaan hunian permanen dan keberlanjutan pembangunan hunian sementara, pemerintah berupaya memastikan pemulihan pascabencana berjalan bertahap dan berkelanjutan bagi masyarakat terdampak.
Editor: Redaktur TVRINews



