FAJAR, MAKASSAR – Penertiban lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) penjual kambing di Jalan Lamuru, Kecamatan Bontoala, tidak hanya berujung pada pembongkaran. Pemerintah Kota Makassar juga menyiapkan solusi relokasi demi menjaga keberlangsungan ekonomi para pedagang.
Lapak kambing yang selama ini berdiri di atas trotoar dan drainase dinilai menjadi salah satu penyebab kemacetan dan gangguan keselamatan pengguna jalan. Untuk itu, Pemerintah Kecamatan Bontoala menawarkan relokasi ke Rumah Potong Hewan (RPH) sebagai lokasi baru yang lebih aman dan tertata.
Camat Bontoala, Andi Akhmad Muhajir Arif, mengatakan relokasi ini bersifat sukarela dan menjadi bagian dari pendekatan humanis pemerintah kepada PKL.
“Sebagai solusi, kami menawarkan relokasi ke RPH bagi pedagang yang bersedia,” ujarnya.
Selain menyediakan lokasi relokasi, pemerintah kecamatan juga berencana membantu promosi para pedagang dengan memasang papan pengumuman atau spanduk besar sebagai sarana informasi kepada masyarakat.
“Ini sebagai bentuk tanggung jawab kami agar aktivitas ekonomi pedagang tetap berjalan, meski lapaknya sudah dibongkar,” tambahnya. (*/)



