Massa PSI Sambut Jokowi di Makassar sambil Tirukan Suara Gajah: Hu Hu Hu!

kompas.com
20 jam lalu
Cover Berita

MAKASSAR, KOMPAS.com - Ribuan kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyambut kedatangan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Hotel Claro, Makassar, Sulawesi Selatan.

Pantauan Kompas.com di lokasi, Jumat (30/1/2026) malam, kader-kader PSI yang sedang menghadiri Rakernas di hotel tersebut langsung keluar begitu Jokowi tiba.

Baca juga: Jokowi Tiba di Makassar, Disambut Ahmad Ali, Rusdi Masse PSI, hingga Wagub Sulsel

Mereka berdesakan untuk menyambut kedatangan ayah Kaesang Pangarep tersebut.

Para kader juga ramai-ramai meminta selfie dengan Jokowi.

Lalu, terdengar nyanyian dari kader PSI untuk menyambut Jokowi.

"Selamat datang, Bapak Jokowi," seru kader.

"Jokowi, Jokowi, Jokowi," teriak kader lainnya.

Baca juga: Jokowi Bakal Beri Arahan ke Kader PSI Besok

Tidak hanya itu, para kader juga menirukan suara khas gajah yang menjadi simbol PSI.

"Hu, hu, hu," seru mereka sambil bertepuk tangan.

Selanjutnya, Jokowi tampak dibawa ke holding room di hotel terlebih dahulu.

Pidato di Rakernas PSI besok

Sebelumnya diberitakan, Jokowi akan memberi arahan kepada seluruh kader PSI pada Sabtu (31/1/2026) besok siang.

Ahmad Ali menyebut Jokowi akan menyampaikan arahan setelah dirinya berpidato dalam Rakernas PSI di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Besok ya. Jadi besok itu... Setelah saya memberikan resolusi, terus Pak Jokowi akan memberikan sambutan, pengarahan untuk semua kader," ujar Ali kepada Kompas.com di Makassar, Jumat (30/1/2026).

Lalu, terkait kisi-kisi dari pidato Jokowi kepada kader PSI, Ali mengaku belum mengetahuinya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ali menegaskan pihaknya membebaskan Jokowi dalam memberi arahan.

"Saya kemarin-kemarin ketika kita diskusi, ditanya juga terhadap saya, kita lepaskan saja beliau untuk bicara, beliau pasti sangat paham konteksnya," ucapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
3 Tempat Wisata dengan Suasana Tenang, Pulau Maratua Menawarkan Kedamaian
• 7 jam lalugenpi.co
thumb
Heboh Isu Reshuffle Kabinet, Mensesneg Sebut Evaluasi Menteri Tiap Hari, Ganti Jika Perlu
• 22 jam lalusuara.com
thumb
Kemendikdasmen: Program revitalisasi sasar 16.141 satuan pendidikan
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
Polisi Hentikan Penyelidikan Kematian Lula Lahfah karena Tak Ada Unsur Pidana
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Pemprov DKI Bangun Waduk Kebagusan untuk Kurangi Risiko Banjir Jakarta Selatan
• 23 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.