Klarifikasi pihak Denada terkait status Ressa Rizky: Tak pernah menyangkal, justru beri fasilitas

brilio.net
2 jam lalu
Cover Berita

Brilio.net - Kasus dugaan penelantaran anak yang melibatkan penyanyi Denada kini memasuki babak baru di persidangan. Pihak kuasa hukum Denada menyoroti adanya perbedaan besar antara pernyataan yang dilontarkan Ressa Rizky Rossano di ruang publik dengan fakta dokumen di pengadilan.

Kontradiksi Pengakuan dan Tuntutan Materiil

Selama ini, Ressa Rizky kerap muncul di berbagai platform media sosial dan mengaku hanya mendambakan pengakuan sebagai anak. Namun, Muhammad Iqbal selaku pengacara Denada mengungkapkan bahwa dalam resume mediasi, tuntutan uang dengan nilai fantastis masih tercantum jelas.

BACA JUGA :
Tersandung isu penelantaran anak dan gugatan di PN Banyuwangi, pihak Denada buka suara


"Poin yang kedua, jadi penggugat ini apa yang diminta itu tidak sesuai yang diomongkan di podcast, hanya minta pengakuan itu ndak. Bisa saya buktikan ya, dalam gugatan itu dimintakan beberapa kan pengakuan, masalah 7M ini. Di resume mediasi itu penggugat tetap minta 7M," beber Muhammad Iqbal pada Kamis (29/1/2026), dikutip brilio.net dari KapanLagi, Jumat (30/1).

Karena perbedaan inilah, pihak Denada mulai mencium adanya motif lain di balik kasus hukum ini. Iqbal bahkan secara blak-blakan menyebut situasi ini sudah mulai terlihat seperti sebuah drama yang dipaksakan demi mendapatkan uang miliaran rupiah tersebut.

Klaim Pemberian Fasilitas dan Biaya Hidup

BACA JUGA :
3 Kali operasi plastik untuk mempercantik diri, intip 9 potret lawas cantiknya Denada

foto: Instagram/@denadaindonesia

Tuduhan mengenai penelantaran anak dibantah keras oleh pihak Denada. Menurut Iqbal, kliennya sudah menjalankan tanggung jawab sebagai orang tua yang sangat suportif sejak Ressa masih kecil. Dukungan tersebut tidak hanya datang dari Denada, tapi juga dari almarhumah Emilia Contessa saat Ressa berada di Banyuwangi.

"Mulai kecil, Mas. Baik Mbak Denada, baik ibunya Mbak Denada almarhum Bu Emilia Contessa. Ressa ini bukan hanya sekadar diakui. Dia dibiayai, disekolahkan, difasilitasi," kata Iqbal. Meski ada jarak fisik yang memisahkan, perhatian finansial diklaim tetap lancar, termasuk pemberian fasilitas kendaraan pribadi untuk mobilitas Ressa yang kini sudah menginjak usia 24 tahun.

Denada Tak Pernah Menyangkal Status Ressa

foto: KapanLagi

Iqbal menegaskan kembali bahwa status anak sebenarnya tidak pernah menjadi masalah bagi Denada. Ia menyayangkan narasi yang beredar di media sosial seolah-olah Denada tidak mau mengakui keberadaan Ressa.

"Mbak Denada itu tidak pernah tidak mengakui Ressa sebagai anaknya. Saya tekankan ya. Makanya kemarin kaget kok di podcast-nya siapa itu Bapak Densu tah kalau enggak salah, hanya minta pengakuan. Wong di ininya lho, resume mediasi, tetap minta 7M," tegasnya kembali.

Pihak Denada kini menyatakan kesiapannya untuk membuktikan seluruh klaim pembiayaan dan pemberian fasilitas tersebut dalam sidang pokok perkara mendatang. Mereka yakin bukti-bukti di persidangan akan meluruskan opini yang selama ini berkembang liar di kalangan netizen.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
[FULL] DPR Soal Pencopotan Kapolresta Sleman Buntut Penetapan Tersangka Suami Kejar Jambret
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Kali Bekasi Meluap, Ratusan Rumah di Margahayu Terendam Banjir 1 Meter Lebih
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Inklusi digital 2026, dari sinyal ke pemberdayaan
• 4 jam laluantaranews.com
thumb
6 Fakta Krusial Pengumuman Seleksi Administrasi PPPK KemenHAM 2026 Hari Ini, Lolos atau Tidak?
• 7 jam lalusuara.com
thumb
Isu Saham Gorengan saat IHSG Anjlok, Bareskrim Polri Dalami Unsur Pidana
• 8 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.