Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Jakarta
Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) resmi memulai pemeriksaan atas Laporan Keuangan Kementerian Pertahanan Tahun Anggaran 2025.
Proses awal audit tersebut ditandai melalui entry meeting yang digelar di Kantor BPK RI, Jakarta Pusat, Jumat, 30 Januari 2026.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin hadir dalam kegiatan tersebut didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto serta para kepala staf angkatan, yakni Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono.
Entry meeting pemeriksaan laporan keuangan kementerian dan lembaga tahun 2025 dilaksanakan terhadap entitas yang berada dalam lingkup tugas dan kewenangan Ketua serta Wakil Ketua BPK RI.
Kegiatan ini menandai dimulainya tahapan awal pemeriksaan atas pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara pada kementerian dan lembaga terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BPK RI menyerahkan Surat Tugas Pemeriksaan kepada pimpinan kementerian dan lembaga.
Surat tugas ini menjadi dasar formal bagi tim pemeriksa BPK RI untuk melaksanakan audit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Melalui entry meeting ini, BPK RI menegaskan komitmennya dalam memastikan pengelolaan keuangan negara berjalan secara akuntabel, transparan, dan tertib administrasi.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat sinergi antara BPK RI, Kementerian Pertahanan, dan TNI dalam mewujudkan tata kelola keuangan negara yang profesional dan bertanggung jawab.
Editor: Redaktur TVRINews




