Kepolisian mengungkap rekaman CCTV yang merekam aktivitas selebgram Lula Lahfah (LL) sebelum ditemukan meninggal dunia di apartemennya di kawasan Jakarta Selatan. Dari hasil penyelidikan, polisi memastikan tidak ditemukan unsur pidana dalam peristiwa kematian tersebut.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Iskandarsyah menjelaskan, rekaman CCTV menjadi salah satu bukti penting dalam mengungkap rangkaian aktivitas Lula sebelum meninggal dunia. Dalam rekaman tersebut, terlihat Lula sempat bertemu seorang rekannya di sebuah kafe, sebelum kembali ke apartemennya.
Selain itu, polisi juga memperlihatkan rekaman CCTV yang menunjukkan kehadiran teman dekat Lula, Reza Arap, di lokasi kejadian perkara (TKP), termasuk saat mendampingi jenazah Lula Lahfah.
Baca juga: GERD Jadi Sorotan Usai Kematian Lula Lahfah
Berdasarkan hasil pemeriksaan rekaman CCTV dan keterangan sejumlah saksi, polisi menyimpulkan bahwa penyebab kematian Lula Lahfah adalah kehabisan napas. Aparat tidak menemukan tanda-tanda kekerasan, penganiayaan, maupun luka mencurigakan pada tubuh korban.
“Dari hasil penyelidikan dan bukti-bukti yang kami peroleh, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan atau pidana dalam kematian saudari LL,” ujar AKBP Iskandarsyah.
Ia menambahkan, kepolisian telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap saksi-saksi dalam waktu singkat untuk memastikan kronologi kejadian.
Polisi juga menjelaskan bahwa tindakan otopsi dilakukan berdasarkan permintaan orang tua korban, meski dari hasil awal pemeriksaan tidak ditemukan indikasi tindak kriminal.
“Kami sudah mengecek seluruh bukti dan keterangan saksi. Otopsi dilakukan sesuai permintaan keluarga untuk memastikan penyebab kematian secara medis,” jelas Iskandarsyah.


