Hindari APK Tidak Resmi, Keamanan Akun Kripto Jadi Perhatian PINTU

medcom.id
21 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset crypto yang terdaftar resmi di Indonesia, terus mendorong kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman siber, khususnya risiko mengunduh dan install file Android Package Kit (APK) di luar penyedia resmi Google Play. 
 
“Bagi pengguna Android yang ingin berinvestasi dan trading aset crypto, pastikan mengunduh aplikasi resmi PINTU hanya di Google Play. Keamanan akun dan aset pengguna PINTU menjadi prioritas utama kami. Maka dari itu, penting bagi kami untuk mengingatkan tentang bahaya yang mengintai dari pemasangan aplikasi Android (APK) tidak resmi yang banyak beredar di internet,” kata Head of Product Marketing PINTU Iskandar Mohammad dalam keterangan tertulis, Jumat, 30 Januari 2026.
  Baca juga: Bitcoin Terperosok saat Reli Emas & Perak Modus penipuan siber Modus penipuan siber terus berkembang, data dari Kaspersky di tahun 2025 menunjukkan ancaman pada pengguna Android pada kuartal III-2025 mengalami kenaikan hingga 38% dibandingkan kuartal sebelumnya. Peningkatan ancaman ini salah satunya disebabkan oleh praktik pemasangan file APK yang menggunakan sideloading atau aplikasi pihak ketiga dan tidak mengunduh di platform resmi Google Play. 
 
“Modus kejahatan siber berbasis file APK ini punya dampak negatif yang serius seperti, akses ilegal kepada data pribadi karena di dalam APK ini disematkan malware yang telah dirancang beroperasi secara tidak sah untuk mencuri data-data penting pengguna hingga aset dalam aplikasi layanan keuangan yang dimiliki. Untuk itu, guna meminimalisir dan menghindari kejahatan siber, masyarakat bisa mengunduh aplikasi PINTU di Google Play,” ujar Iskandar. 

Pengguna Android dapat langsung menggunakan aplikasi PINTU yang tersedia di Google Play. Setelah aplikasi terpasang, pengguna dapat memulai investasi dengan menyelesaikan proses Know Your Customer (KYC) sesuai ketentuan yang berlaku.
 
“Langkah pencegahan lainnya yang bisa dilakukan adalah pengguna Android dapat mengaktifkan fitur bawaan Play Protect untuk memindai dan mendeteksi aplikasi berbahaya. Selain itu, selalu perbarui aplikasi PINTU ke versi terbaru untuk meningkatkan perlindungan, dan pastikan mengubah password secara berkala serta mengaktifkan two-factor authentication (2FA) untuk meningkatkan keamanan berlapis,” tutur Iskandar. 

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Peran keluarga penting untuk bentengi anak dari pengaruh negatif
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
PT Industri Karet Deli Resmikan PLTS Atap 10 MWp, Terbesar di Sumut
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Singaraja (SINI) Proyeksikan Kebutuhan Modal Kerja Anak Usaha Rp2,73 Triliun di 2026
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Carlos Pena Tetap Bangga, Meski Persita Tangerang Buntu Lawan Persija Jakarta
• 9 jam lalugenpi.co
thumb
Penyebab Sekring Motor Putus, Bisa karena Beban Listrik hingga Korsleting
• 21 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.