Denada Syok Ressa Menuntut Rp7 Miliar Padahal Selama Ini Hidupnya Terjamin

tabloidbintang.com
2 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Kuasa hukum Denada, Muhammad Iqbal membantah tudingan kliennya tidak mengakui Ressa sebagai anaknya. Iqbal menegaskan, Denada tidak pernah sekali pun menyatakan penolakan atas status Ressa.

“Perlu saya garis bawahi, Mbak Denada tidak pernah mengatakan tidak mengakui Mas Ressa sebagai anak. Bukan hanya pengakuan secara lisan, tapi juga dalam bentuk tanggung jawab nyata,” ujar Muhammad Iqbal kepada wartawan dalam teleconference, Kamis (29/1).

Menurutnya, sejak Ressa masih kecil, Denada telah memberikan dukungan penuh, mulai dari biaya hidup, pendidikan, hingga berbagai fasilitas penunjang lainnya.

“Bukan sekadar diakui. Dia dibiayai, disekolahkan, difasilitasi. Bahkan kehidupannya bisa dibilang cukup mapan,” ungkap Iqbal.

Muhammad Iqbal bahkan menyebut gaya hidup Ressa tergolong berkecukupan jika dibandingkan dengan standar kehidupan di daerah Banyuwangi.

“Kalau tinggal di Banyuwangi, mungkin tahu. Untuk ukuran di sana, hidupnya tergolong hedon,” beber Muhammad Iqbal.

Terkait isu Ressa yang disebut bekerja sebagai sopir dengan bayaran minim, pihak Denada juga memberikan klarifikasi. 

Menurut Iqbal, hal tersebut bukan bentuk penelantaran, melainkan bagian dari pendidikan karakter agar sang anak terbiasa mandiri.

“Itu bagian dari pola asuh. Supaya anak tidak manja dan tidak terbiasa meminta-minta. Gaji dua setengah juta di Banyuwangi itu sudah tergolong besar,” jelasnya.

Pihak Denada pun menyayangkan munculnya pernyataan Ressa di sejumlah podcast yang dinilai menimbulkan kegaduhan publik. Iqbal menilai ada perbedaan signifikan antara pernyataan di media dengan tuntutan yang tercatat secara resmi dalam proses hukum.

“Mbak Denada tidak pernah menolak mengakui Ressa sebagai anak. Itu perlu ditegaskan. Kami justru kaget karena di podcast disebut hanya ingin pengakuan, padahal dalam resume mediasi tetap menuntut angka Rp7 miliar,” pungkas Muhammad Iqbal.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
THR 2026 Bulan Apa Cairnya? Ini Aturan Kemenaker
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
Didorong Kebijakan Trump, Sekutu AS Mulai Mendekat ke China
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Dirjen GTKPG Beber Skema Baru Pembayaran TPG 2026, 1,2 Juta Guru Siap-Siap
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
“Papan Propaganda di Teheran, Bom Diam-diam di Udara — Perang Modern Tanpa Peringatan?”
• 13 jam laluerabaru.net
thumb
Gus Yahya Jawab soal Peluang Calonkan Diri Jadi Ketua PBNU Lagi
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.