Jakarta (ANTARA) - Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi beradaptasi dengan cuaca dingin Ceko menjelang Ostrava Open yang akan berlangsung pada 1-7 Februari.
Pada ajang WTA 250 tersebut Aldila akan kembali berpasangan dengan petenis Meksiko Giuliana Olmos.
"Mungkin tantangannya, pertama cuaca, karena disini sangat dingin. Tapi untungnya kita main indoor, jadi di dalam lapangannya hangat, cuman di luarnya saja dingin," kata Aldila kepada ANTARA melalui pesan instan, Jumat.
Baca juga: Aldila Sutjiadi gandeng Christopher Rungkat sebagai pelatih
"Untuk saat ini kita cuman ada kegiatan di hotel sama di lapangan. Jadi, belum ada kegiatan di luar."
Selain kondisi cuaca yang mencapai -5 derajat celcius, jet lag atau gangguan tidur akibat perjalanan melintasi zona waktu juga menjadi tantangan lain yang dihadapi Aldila.
Meski begitu, Aldila mengaku tidak mengalami permasalahan yang berarti setiba di Ostrava pada Kamis (29/1) siang.
Ia sempat melakukan latihan pada sore hari, kemudian makan malam, dan menutup hari sekira pukul 20.30 waktu setempat, kemudian bangun pagi pada pukul 06.30.
"Jadi untuk jet lag-nya enggak terlalu parah ya. Dan juga tidurnya cukup nyenyak," ujar Aldila.
"Jadi hari ini pas bangun juga udah oke, dan hari ini juga udah latihan tadi dua kali. Dan, semoga untuk jet lag-nya aman."
Baca juga: Aldila Sutjiadi melaju ke babak kedua ganda Australian Open
Sebelum tiba di Ostrava, Aldila/Olmos terhenti di babak kedua Australian Open setelah kalah dari unggulan kesembilan Nicole Michar-Martinez/Cristina Bucsa.
Setelah kandas di Melbourne, Aldila sempat pulang ke Indonesia sebelum bertolak ke kota yang terletak di sebelah timur Ceko tersebut.
"Kemarin aku sempat pulang dulu ya, sekitar 3-4 hari di Jakarta, dan sempat istirahat dan juga latihan dua hari," kata Aldila.
Aldila/Olmos telah beberapa kali berpasangan musim lalu. Hasil terbaik pasangan tersebut adalah runner-up Guadalajara Open 2025.
Musim ini, Aldila/Olmos mengawali duet mereka di Hobart International, namun harus karam di perempat final ajang WTA 250 tersebut.
Baca juga: Menpora dukung Janice dan Aldila maksimal di Grand Slam Australian
Pada ajang WTA 250 tersebut Aldila akan kembali berpasangan dengan petenis Meksiko Giuliana Olmos.
"Mungkin tantangannya, pertama cuaca, karena disini sangat dingin. Tapi untungnya kita main indoor, jadi di dalam lapangannya hangat, cuman di luarnya saja dingin," kata Aldila kepada ANTARA melalui pesan instan, Jumat.
Baca juga: Aldila Sutjiadi gandeng Christopher Rungkat sebagai pelatih
"Untuk saat ini kita cuman ada kegiatan di hotel sama di lapangan. Jadi, belum ada kegiatan di luar."
Selain kondisi cuaca yang mencapai -5 derajat celcius, jet lag atau gangguan tidur akibat perjalanan melintasi zona waktu juga menjadi tantangan lain yang dihadapi Aldila.
Meski begitu, Aldila mengaku tidak mengalami permasalahan yang berarti setiba di Ostrava pada Kamis (29/1) siang.
Ia sempat melakukan latihan pada sore hari, kemudian makan malam, dan menutup hari sekira pukul 20.30 waktu setempat, kemudian bangun pagi pada pukul 06.30.
"Jadi untuk jet lag-nya enggak terlalu parah ya. Dan juga tidurnya cukup nyenyak," ujar Aldila.
"Jadi hari ini pas bangun juga udah oke, dan hari ini juga udah latihan tadi dua kali. Dan, semoga untuk jet lag-nya aman."
Baca juga: Aldila Sutjiadi melaju ke babak kedua ganda Australian Open
Sebelum tiba di Ostrava, Aldila/Olmos terhenti di babak kedua Australian Open setelah kalah dari unggulan kesembilan Nicole Michar-Martinez/Cristina Bucsa.
Setelah kandas di Melbourne, Aldila sempat pulang ke Indonesia sebelum bertolak ke kota yang terletak di sebelah timur Ceko tersebut.
"Kemarin aku sempat pulang dulu ya, sekitar 3-4 hari di Jakarta, dan sempat istirahat dan juga latihan dua hari," kata Aldila.
Aldila/Olmos telah beberapa kali berpasangan musim lalu. Hasil terbaik pasangan tersebut adalah runner-up Guadalajara Open 2025.
Musim ini, Aldila/Olmos mengawali duet mereka di Hobart International, namun harus karam di perempat final ajang WTA 250 tersebut.
Baca juga: Menpora dukung Janice dan Aldila maksimal di Grand Slam Australian




