Gresik, VIVA –Performa konsisten Megawati Hangestri menjadi pembeda bagi Jakarta Pertamina Enduro. Pada laga penutup putaran pertama Proliga 2026, timnya tampil dominan saat menaklukkan Medan Falcons tiga set langsung dengan skor 25 9, 25 18, 25 20 di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Jumat malam, 31 Januari 2026.
Kemenangan ini bukan sekadar tambahan poin. Hasil tersebut memastikan Pertamina Enduro menutup paruh musim di posisi runner up klasemen sementara, sekaligus membuka jalan lebar menuju final four.
Sejak awal pertandingan, Enduro langsung menekan. Serangan cepat dan variasi bola yang rapi membuat Falcons kesulitan mengembangkan permainan. Set pertama bahkan berlangsung timpang dengan skor mencolok 25 9.
Masuk set kedua dan ketiga, Falcons mulai berani memberi perlawanan. Blok diperketat, tempo permainan dipercepat. Namun pengalaman dan ketenangan Enduro tetap berbicara di poin poin krusial.
Megawati menjadi tumpuan utama di lini serang. Smash keras dan akurasi pukulannya kerap memecah pertahanan lawan. Ia mendapat dukungan dari Iana Shcherban serta Wilma Salas Alishanova yang sama sama tampil efektif.
Hasil akhir 3 0 membuat Pertamina Enduro mengoleksi 12 poin dari empat kemenangan dan dua kekalahan. Raihan tersebut menggeser Jakarta Electric PLN Mobile yang sebelumnya berada di posisi kedua dengan 11 poin.
Di sisi lain, Medan Falcons masih belum menemukan momentum. Kekalahan ini menjadi yang keenam secara beruntun, membuat mereka menjadi satu satunya tim yang belum meraih kemenangan sepanjang putaran pertama.
Pelatih Falcons Marcos Sugiyama mengakui timnya memulai laga dengan buruk.
"Kami mengawali permainan dengan start yang buruk, setelah itu sebenarnya permainan mulai membaik, tetapi sudah terlambat. Anak anak muda itu kalau sudah tertinggal akan kesulitan mengejar," katan Marcos dalam keterangannya usai laga.
Meski kecewa, pelatih asal Jepang itu menegaskan tidak ingin menyalahkan para pemainnya.
"Itu jadi tanggung jawab saya," tambahnya.
Sementara itu, pelatih Pertamina Enduro Bulent Karslioglu menyebut kemenangan ini sebagai proses pembelajaran tim.
"Kami terus belajar dari kesalahan dan kekalahan untuk bermain lebih baik. Secara perlahan permainan tim terus meningkat," ujarnya.
CDM tim Jakarta Pertamina Enduro, Werry Prayogi, menyebut manajemen cukup puas dengan komposisi skuad saat ini sehingga belum ada rencana melakukan perombakan pemain untuk putaran kedua. Ia menilai performa Salas yang sempat diragukan di awal kompetisi kini semakin meningkat, dan tim optimistis bisa terus melaju hingga akhir musim untuk memburu gelar juara. Werry menyampaikan hal tersebut didampingi Manajer Tim Widi Triyoso.





