Perdana Menteri Ukraina Yulia Svyrydenko mengeluhkan serangan bertubi-tubi Rusia terhadap infrastruktur kereta api mereka dalam 24 jam terakhir. Ia menyebut, Rusia sengaja menebar teror terhadap warga sipil Ukraina.
"Rusia secara sengaja menyerang jalur logistik Ukraina. Secara intensional ini adalah teror yang menyasar transportasi warga sipil," kata Svyrydenko, dilansir reuters, Jumat (30/1).
Ia lalu menjelaskan, sudah ada 7 serangan yang diterima Ukraina.
"Dalam 24 jam terakhir saja, Rusia melancarkan 7 serangan drone ke fasilitas rel kereta api," pungkas Svyrydenko.
Salah satu serangan paling parah terhadap infrastruktur kereta api ini terjadi pada Selasa (28/1) dini hari.
Serangan terjadi di wilayah timur laut Kharkiv, sebuah drone Rusia menghantam gerbong kereta yang mengangkut hampir 200 penumpang. Svyrydenko menyebut sedikitnya lima orang tewas dalam insiden tersebut.
“Tidak ada dan tidak akan pernah ada pembenaran militer untuk membunuh warga sipil di dalam gerbong kereta,” tulis Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam media sosialnya, seperti dikutip dari AFP.




