Ssst, Masalah Saham Gorengan Bakal Didalami Bareskrim Polri

jpnn.com
9 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri bakal mendalami indikasi pidana terkait ‘saham gorengan’ setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok.

"Pasti (akan mendalami)," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Ade Safri Simanjuntak di Jakarta, Jumat.

BACA JUGA: Ramai-ramai Pejabat RI Resign, Seusai IHSG Babak Belur

"Saat ini pun penyidik Dittipideksus Bareskrim Polri sedang melakukan penyelidikan dan penyidikan atas beberapa perkara serupa," lanjutnya.

Brigjen Ade menyebut salah satu kasus serupa yang telah ditangani Dittipideksus Bareskrim Polri adalah penyidikan terhadap Direktur PT Multi Makmur Lemindo Junaedi dan mantan Kanit Evaluasi dan Pemantauan Perusahaan tercatat 2 Divisi PP1 PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Mugi Bayu.

BACA JUGA: Nasib Kapolresta Sleman Kombes Edy Setyanto, Dicopot!

Kasus tersebut kini telah inkrah dan keduanya terbukti melanggar ketentuan Pasal 104 juncto Pasal 90 huruf c Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP dengan putusan masing masing pidana penjara 1 tahun 4 bulan dan denda Rp 2 miliar.

Sebelumnya, IHSG BEI pada Rabu (28/1) ditutup melemah seiring reaksi emosional dan aksi panic selling pelaku pasar pasca-pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI)? terkait dengan proses review dan rebalancing saham-saham di Indonesia.

BACA JUGA: Geger, 3 Pejabat OJK Mundur Seusai IHSG Ambrol

IHSG ditutup melemah 659,67 poin atau 7,35 persen ke posisi 8.320,55. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan penurunan IHSG dipicu oleh penilaian MSCI terkait isu transparansi pasar saham Indonesia dan rendahnya tingkat floating sejumlah emiten. Laporan tersebut dianggap telah membuka praktik manipulasi harga saham.

"Ini hanya syok sesaat. Jadi pasti perusahaan-perusahaan itu akan bisa memenuhi syarat MSCI dan akan bisa masuk ke indeksnya MSCI maupun ya saham yang boleh diinvestasi oleh perusahaan-perusahaan asing global gitu," ujar Purbaya.

Adapun pada Jumat sore, IHSG BEI ditutup menguat di tengah pelemahan bursa saham kawasan Asia.

IHSG ditutup menguat 97,41 poin atau 1,18 persen ke posisi 8.329,61. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 20,52 poin atau 2,52 persen ke posisi 833,53.(ant/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ivan Gunawan Bikin Lebaran Makin Mewah! Hadirkan Koleksi “Purissima” di Garis Poetih Raya Festival 2026
• 10 jam lalutabloidbintang.com
thumb
AAUI: Kerugian Bencana Rp60 T, yang Diasuransikan Baru 1%
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Gus Yahya Tegaskan PBNU Tak Terlibat Korupsi Kuota Haji
• 23 jam laluokezone.com
thumb
Kementerian PU Buka Lowongan Kerja di Balai Teknik Irigasi, Simak Posisi dan Syaratnya
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Harlah Ke-100 NU: Menag Dorong Reformasi Kepemimpinan
• 5 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.