Jakarta, tvOnenews.com - Mahendra Siregar resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam selama dua hari berturut-turut, Rabu dan Kamis (28–29/1/2026).
“Ini merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk mendukung terciptanya langkah pemulihan yang diperlukan,” ujar Mahendra Siregar dalam keterangan tertulis, Jumat (30/1/2026).Pengunduran diri Mahendra Siregar dilakukan bersamaan dengan mundurnya dua pejabat OJK lainnya, yakni Inarno Djajadi dari jabatan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK), serta I.B. Aditya Jayaantara dari jabatan Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon.
Langkah Mahendra Siregar tersebut juga menyusul pengunduran diri Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Iman Rachman, yang lebih dulu menyampaikan mundur pada Jumat pagi. OJK menegaskan, seluruh proses pengunduran diri pimpinan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan tidak memengaruhi pelaksanaan tugas lembaga dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan nasional.
Di tengah sorotan publik atas pengunduran dirinya, profil Mahendra Siregar kembali menjadi perhatian. Berikut rekam jejak lengkap Mahendra Siregar sebagai salah satu tokoh penting di bidang ekonomi, keuangan, dan diplomasi Indonesia.
Latar belakang dan pendidikan Mahendra SiregarMahendra Siregar lahir di Jakarta pada 17 Oktober 1962. Ia dikenal sebagai diplomat sekaligus ekonom dengan pengalaman panjang di pemerintahan dan lembaga strategis negara.
Mahendra Siregar menempuh pendidikan sarjana di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Setelah itu, ia melanjutkan studi dan meraih gelar Master of Economics dari Monash University, Australia. Latar belakang akademik tersebut menjadi fondasi kuat dalam perjalanan karier Mahendra Siregar di bidang ekonomi dan kebijakan publik.
Karier awal sebagai diplomatKarier Mahendra Siregar dimulai di Departemen Luar Negeri pada 1986 sebagai diplomat. Ia sempat bertugas sebagai Economic Third Secretary di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London pada periode 1992–1995. Selanjutnya, Mahendra Siregar dipercaya menjadi pejabat informasi ekonomi di KBRI Washington, D.C. pada 1998–2001.



