Kawal Transisi Pelayanan Haji 2026, Menag: Semoga Pelaksanaannya Tahun Ini Sukses dan Semakin Baik

disway.id
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID – Pemerintah menegaskan komitmennya mengawal proses transisi penyelenggaraan pelayanan ibadah haji tahun 2026 yang kini beralih dari Kementerian Agama (Kemenag) ke Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj). 

Komitmen tersebut tercermin dalam kehadiran Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar pada Penutupan Pembekalan sekaligus Pengukuhan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Tahun 2026 M/1447 H di Jakarta.

Sebanyak 1.620 petugas haji resmi dikukuhkan oleh Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, dalam upacara yang digelar di Lapangan Galaxy Makodau 1, Halim, Jakarta Timur, Jumat, 30 Januari 2026.

BACA JUGA:Kompak, Harlah ke-100 Tahun NU Bakal Dihadiri Seluruh Unsur dari Mustasyar, Syuriyah hingga Tanfidziyah

BACA JUGA:3 Kampus Terdampak Bencana Sumatera Dapat Beasiswa Pendidikan, Unand, USU, dan Syiah Kuala

Lokasi ini berdekatan dengan Asrama Haji Pondok Gede, yang selama ini menjadi pusat aktivitas pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji Indonesia.

Menag Nasaruddin Umar hadir bersama Wakil Menteri Agama Romo H.R. Muhammad Syafi’i.

Kehadiran pimpinan Kemenag tersebut dipandang sebagai simbol dukungan penuh terhadap proses transisi kelembagaan, sekaligus penegasan bahwa Kemenag tetap berperan aktif mengawal kualitas pelayanan haji meski estafet penyelenggaraan kini berada di bawah Kementerian Haji dan Umrah.

“Selamat bertugas kepada seluruh petugas haji yang telah dikukuhkan. Semoga pelaksanaan haji tahun ini sukses, lancar, dan terus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Menag Nasaruddin Umar saat menyapa para petugas usai upacara pengukuhan.

Menag juga menekankan bahwa transisi pengelolaan haji setelah lebih dari 75 tahun berada di bawah Kemenag merupakan langkah strategis yang harus dijalani dengan penuh kehati-hatian.

BACA JUGA:Tegas! Kemenhaj Pulangkan 13 Calon PPIH 2026 Selama Diklat: Ada Pemalsuan Absensi hingga Indisipliner

BACA JUGA:Kemenkes Peringatkan Bahaya Whip Pink: Gas N2O Mematikan dan Dilarang di Luar RS

Menurutnya, pelayanan kepada jemaah harus tetap menjadi orientasi utama, terlepas dari perubahan struktur kelembagaan.

“Yang terpenting bukan siapa pengelolanya, tetapi bagaimana negara memastikan jemaah haji Indonesia mendapatkan pelayanan yang aman, nyaman, dan bermartabat. Kemenag akan terus mendukung dan mengawal proses ini agar berjalan mulus,” kata Nasaruddin.

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf menyatakan bahwa pengukuhan PPIH menjadi titik awal penting bagi penyelenggaraan haji 2026.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
“Sangat Berbahaya bagi Mereka”: Trump Memperingatkan Inggris Agar Tidak Berbisnis dengan Tiongkok
• 2 jam laluerabaru.net
thumb
Polisi Temukan Tabung Pink di TKP Kematian Lula Lahfah
• 23 jam lalugrid.id
thumb
Kronologi Turis Asing Nyalakan Api Unggun di Kawah Ijen, Pengelola Tegur sang Pemandu Wisata, Kini Terancam Sanksi
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Kemlu Pulangkan 91 WNI Korban Online Scam dari Myanmar, Total Sudah 291 Orang
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Terungkap Alasan Polisi Selidiki Penyebab Kematian Lula Lahfah Meski Keluarga Tak Lapor, Praktisi Hukum Buka Suara
• 23 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.