Grid.ID - Buku Perahu Kertas karya Dee Lestari kini kembali dihadirkan dalam format baru, yakni versi musikal. Karya ini sebelumnya telah sukses diadaptasi ke layar lebar dan dibintangi oleh Maudy Ayunda serta Adipati Dolken.
Dalam musikal Perahu Kertas, peran utama Kugy dan Keenan kini dimainkan oleh Alya Syahrani dan Dewara Zaqqi. Pementasan ini juga menghadirkan kembali lagu ikonik Perahu Kertas yang sebelumnya dinyanyikan oleh Maudy Ayunda.
Musikal ini mengangkat cerita tentang perjalanan hidup, pilihan, serta keberanian untuk tetap setia pada mimpi di tengah tuntutan realita. Kisah tersebut disampaikan melalui perpaduan dialog emosional dan tata musik yang kuat.
Pada tanggal 30 dan 31 Januari 2026, penulis novel Perahu Kertas, Dee Lestari, turut hadir dan mempersembahkan penampilan spesial. Kehadirannya menjadi momen istimewa yang menambah nilai emosional bagi pementasan musikal tersebut.
Ia pun mengungkapkan perasaannya melihat karya yang ia tulis kini kembali berevolusi ke medium panggung musikal. Ia menyebut perjalanan panjang ini sebagai pengalaman yang penuh makna.
“Perahu Kertas telah menempuh perjalanan yang sangat panjang, dari benak, ke halaman, ke layar, dan kini ke panggung musikal," ujarnya dikutip dari press rilis yang diterima Grid.id pada Jumat (30/1/2026).
Menurut Dee Lestari, adaptasi musikal memberikan dimensi baru yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan. Transformasi tersebut membuat kisah Kugy dan Keenan terasa semakin hidup.
"Kisah Kugy dan Keenan bertransformasi ke dalam bentuk yang tak pernah saya bayangkan sebelumnya," katanya. Ia mengaku versi musikal ini menghadirkan kejutan emosional.
"Dan perjalanan ini mengajarkan saya bahwa mimpi yang dijaga dengan sabar akan selalu menemukan jalannya bermanifestasi," lanjutnya.
Wanita berusia 50 tahun ini, juga menyampaikan harapannya kepada para penonton yang akan menyaksikan versi musikal ini. Ia berharap pesan dalam cerita dapat tersampaikan dengan kuat dan menyentuh.
"Saya berharap versi musikal ini dapat menyentuh lebih banyak hati serta memantik para penonton untuk berani hidupkan lagi mimpi-mimpi,” ungkapnya.
Di sisi lain bagi para pemeran, musikal Perahu Kertas menjadi pengalaman yang bersifat personal dan reflektif. Alya Syahrani pemeran Kugy merasakan kedalaman emosional dari karakter tersebut.
“Kugy adalah karakter yang bertumbuh lewat pertemuannya dengan banyak orang dan berbagai pilihan hidup. Relasinya dengan Keenan, Remi, Noni, dan orang-orang di sekitarnya mengajarkannya memahami mimpi, realita, dan dirinya sendiri," ujarnya.
Ia juga menilai setiap karakter dalam cerita memiliki perjalanan hidup yang saling memengaruhi. Interaksi antar tokoh menjadi bagian penting dalam proses perubahan diri.
"Begitupun dengan karakter lainnya, kisah ini menunjukkan bagaimana seseorang berubah melalui interaksi, konflik, dan dukungan yang diterima," tuturnya. Hal tersebut menurutnya terasa sangat relevan dengan kehidupan nyata.
Alya berharap pesan yang disampaikan dalam musikal ini dapat dirasakan oleh para penonton. Ia ingin kisah tersebut menjadi cermin bagi perjalanan hidup masing-masing.
"Aku berharap penonton dapat melihat perjalanan itu sebagai cerminan bahwa memahami diri sendiri sering kali datang dari hubungan yang kita jalani," pungkasnya. (*)
Artikel Asli




