Liputan6.com, Jakarta - Nahdlatul Ulama (NU) menggelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 pada Sabtu (31/1/2026) di Istora Senayan, Jakarta Pusat. Rangkaian acara dimulai sejak pagi hari diawali istighosah kubro bersama.
Pantauan Liputan6.com, warga Nahdliyin masih berdatangan memadati Istora Senayan hingga 08.41 WIB meski hujan dengan intensitas ringan mengguyur Jakarta. Berdasarkan susunan acara, kegiatan dimulai pukul 06.00 WIB dengan proses registrasi peserta.
Advertisement
Pada pukul 07.00–08.00 WIB, acara dilanjutkan dengan istighosah kubro, mahallul qiyam, serta doa bersama sebagai pembuka peringatan satu abad NU.
Usai istighosah, ribuan warga Nahdliyin juga mengikuti rapat akbar yang berlangsung hingga pukul 08.40 WIB. Agenda kemudian berlanjut dengan penggalangan donasi bencana Sumatera pada pukul 08.48 WIB. Donasi dapat disalurkan dengan sistem tunai hingga scan kode batang (QR Code).
Adapun tema Harlah NU ke-100 ini “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dalam puncak Harlah ini. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan arahan pada pukul 09.50 WIB.
Selain Prabowo, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Praktikno, Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko, dan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar juga dijadwalkan hadir.
Sementara itu, petinggi PBNU seperti Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) hingga Taujihat Rais 'Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar belum nampak di lokasi.
Sebelumnya, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mengatakan seluruh pimpinan dan unsur-unsur NU juga akan hadir pada esok hari. Secara total, jumlah peserta yang akan hadir diproyeksikan berjumlah 8 sampai 10 ribu.
“Segenap jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Tanfidziyah, Syuriyah, lembaga-lembaga, Mustasyar, A’wan, dan juga akan hadir seluruh badan-badan otonom yang ada, Muslimat, Fatayat, Ansor, dan lain sebagainya,” ucap Gus Yahya.
“Umat yang akan hadir juga besok kita mengharapkan kita bisa mengantisipasi hadirnya antara 8.000 sampai 10.000 peserta,” lanjut dia.




