Matamata.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, meninjau langsung infrastruktur RSUD Maba di Kabupaten Halmahera Timur, Jumat (31/1/2026).
Kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan rumah sakit rujukan tersebut sebelum diresmikan dan dioperasikan secara penuh bagi masyarakat.
Gubernur Sherly Tjoanda menyatakan bahwa RSUD Maba merupakan rumah sakit tipe C dengan fasilitas gedung medis tiga lantai. Pembangunan ini merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halmahera Timur untuk memperluas akses kesehatan di wilayah pesisir dan kepulauan.
"Peninjauan ini untuk memastikan rumah sakit benar-benar siap memberikan layanan kepada masyarakat sebelum diresmikan," ujar Sherly di sela kunjungan kerja di Maba.
Dalam tinjauan tersebut, Menkes Budi Gunadi Sadikin memeriksa sejumlah unit layanan, mulai dari ruang rawat inap hingga fasilitas penunjang medis lainnya. Menkes menilai tata ruang dan alur pelayanan RSUD Maba telah memenuhi standar operasional.
“Hasil peninjauan saya, RSUD Maba ini bagus. Dari ruangan ke ruangan sudah tertata dengan baik,” ungkap Budi Gunadi.
Selain infrastruktur, Menkes menekankan pentingnya penguatan Sumber Daya Manusia (SDM). Ia mengungkapkan bahwa pemerintah pusat akan mengirimkan tenaga medis melalui skema penugasan khusus selama satu tahun pada tahap awal operasional.
Di saat yang sama, Menkes mendorong pemerintah daerah untuk menyiapkan tenaga kesehatan lokal secara berkelanjutan, baik melalui rekrutmen maupun beasiswa pendidikan bagi putra-putri daerah.
“Tenaga medis akan ditugaskan dari pusat selama satu tahun. Sementara pemerintah daerah diharapkan proaktif menyiapkan SDM lokal agar ada kesinambungan mutu layanan,” tambahnya.
Terkait jadwal peresmian oleh Presiden, Menkes menyebutkan masih menunggu kepastian agenda resmi. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat. Kami masih menunggu jadwal dan kesiapan Bapak Presiden," pungkasnya.
- Hadirkan Program 'Ramadan Penuh Cinta', Deddy Mizwar Beri Tontonan Bermanfaat
Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah ini diharapkan dapat mempercepat pemerataan layanan kesehatan berkualitas di Maluku Utara melalui tata kelola yang profesional. (Antara)



