Jokowi: Saya Masih Sanggup Datang ke Provinsi hingga Kecamatan demi PSI!

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

MAKASSAR, KOMPAS.com - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) berkali-kali menegaskan ke kader PSI bahwa dirinya masih sanggup turun ke lapangan membesarkan partai yang diketuai putranya itu.

"Kalau diperlukan, saya harus datang, saya masih sanggup. Saya masih sanggup datang ke provinsi-provinsi, semua provinsi," ujar Jokowi dalam pidato Rakernas PSI di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (31/1/2026).

Baca juga: Jokowi Berteriak: Saya akan Kerja Mati-matian untuk PSI!

Dia mengingatkan PSI untuk menguatkan struktur agar bisa mencapai masyarakat tingkat paling bawah.

"Saya masih sanggup datang ke kabupaten/kota. Saya masih sanggup. Saya masih sanggup. Kalau perlu sampai ke kecamatan, saya masih sanggup. Kita ini kan punya 38 provinsi, 514 kabupaten/kota dan kira-kira 7 ribu kecamatan, saya masih sanggup," sambungnya disambut tepuk tangan.

Baca juga: Jokowi Tampil Pakai Topi Passapu di Rakernas PSI

Menurut Jokowi, PSI membutuhkan jajaran yang militan agar bisa menjadi peserta pemilu.

Mati-matian dan habis-habisan demi PSI

Jokowi pun menyatakan dia akan bekerja keras jika para kader PSI juga bekerja keras.

Bahkan, Jokowi mengaku akan bekerja mati-matian dan habis-habisan demi PSI.

"Saudara bekerja keras untuk PSI, saya pun akan bekerja keras untuk PSI," ujar Jokowi.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

"Saudara-saudara bekerja mati-matian untuk PSI, saya pun akan bekerja mati-matian untuk PSI!" teriak Jokowi disambut tepuk tangan.

"Saudara bekerja habis-habisan untuk PSI, saya pun akan bekerja habis-habisan untuk PSI!" sambungnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Denada Digugat atas Kasus Dugaan Penelantaran Anak, Lisa Mariana Sindir sang Penyanyi: Buang Anak No
• 1 jam lalugrid.id
thumb
Panik! Akun Medsos Whip Pink Hilang Usai Polisi Ungkap Barang Bukti Kematian Lula Lahfah
• 18 jam laludisway.id
thumb
Banjir di Kampung Melayu Mulai Surut, Warga Kembali ke Rumah | KOMPAS SIANG
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
467 Usaha Ekonomi Kreatif Aktif di Kupang pada 2025
• 14 jam lalurepublika.co.id
thumb
Dukung Makan Bergizi Gratis, Wamenkop Minta Koperasi Pesantren Pasok Kebutuhan Pangan Lokal
• 4 jam lalumatamata.com
Berhasil disimpan.