Perampokan Besar di Jalanan Tokyo: Uang Setara Rp 45 Miliar Dirampas, Semprotan Cabai Digunakan sebagai Senjata

erabaru.net
4 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Di Tokyo, Jepang, sejak (29 Januari) malam hingga dini hari ini, terjadi dua kasus perampokan besar yang melibatkan uang dalam jumlah sangat besar.

 Kasus pertama terjadi di jalanan kawasan Ueno, di mana tiga koper berisi uang tunai 400 juta yen dirampas (Rp 45,78 miliar). 

 Kasus kedua terjadi di area parkir Bandara Haneda, di mana seorang pelaku usaha penukaran valuta asing diserang.

Dalam kedua kasus tersebut, korban disemprot zat yang diduga semprotan cabai, dan kepolisian menduga kedua kasus saling berkaitan, serta kini sedang memburu para pelaku.

Kasus pertama: Perampokan di Ueno

Menurut keterangan Kepolisian Metropolitan Tokyo, kasus pertama melibatkan 5 korban, terdiri dari 3 warga negara Jepang dan 2 warga negara Tiongkok.

Sekitar pukul 21.30, saat mereka sedang memasukkan tiga koper ke dalam mobil di jalanan kawasan Ueno, Distrik Taito, tiba-tiba tiga orang tak dikenal mendekat dan menyemprotkan zat yang diduga semprotan cabai.

Ketiga pelaku kemudian merampas koper-koper tersebut dan melarikan diri menggunakan mobil.

Kelima korban—terdiri dari pria dan wanita berusia 20 hingga 40-an tahun—memberi tahu polisi bahwa total uang tunai dalam koper mencapai 420 juta yen (sekitar 2,583 juta dolar AS), dan rencananya uang tersebut akan dibawa ke Hong Kong.

Tak lama setelah kejadian, sekitar 100 meter di sebelah tenggara lokasi perampokan, para pelaku yang diduga sama—masih dalam kelompok tiga orang—menabrak mobil sedan yang dikendarai seorang pria paruh baya saat melarikan diri, lalu berganti kendaraan dan kabur.

Pria tersebut mengalami luka ringan di bagian wajah.

 Di sekitar lokasi juga ditemukan sebuah mobil kecil berwarna biru yang ditinggalkan.

Kasus kedua: Serangan di Bandara Haneda

Kasus kedua terjadi pada pagi hari ini (30 Januari) di tempat parkir yang bersebelahan dengan Terminal 3 Bandara Haneda.

Seorang pria berusia sekitar 50-an tahun, yang bekerja di bidang penukaran valuta asing, diserang oleh pria tak dikenal di dekat mobil yang berisi uang dalam jumlah besar.

Pelaku juga menyemprotkan zat yang diduga semprotan cabai, namun korban hanya mengalami luka ringan.

Saat kejadian, di dalam mobil terdapat hampir 200 juta yen (sekitar 1,23 juta dolar AS) dan uang tersebut tidak berhasil dirampas.

Dalam kasus ini, para pelaku juga berjumlah tiga orang dan menggunakan mobil sedan berwarna putih.

Penyelidikan polisi

Kepolisian Metropolitan Tokyo menyatakan bahwa ketiga pelaku semuanya adalah pria, dan penyidikan awal menunjukkan kedua kasus kemungkinan saling terkait.

Saat ini polisi menangani perkara ini sebagai kasus perampokan serius dan sedang melacak keberadaan para pelaku. (Hui)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Senat AS setujui RUU pendanaan, hindari penutupan pemerintahan
• 2 jam laluantaranews.com
thumb
Mirza Adityaswara Mundur, Ini Pernyataan Lengkap OJK
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pakar Nilai Penetapan Adies Kadir Sebagai Calon Hakim MK Tak Cacat Hukum
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Virus Nipah Ancam Indonesia, Migrasi Kelelawar dan Burung Berpotensi Jadi Penyebar
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Diduga Korsleting Listrik, Rumah-Lapak Semi Permanen di Cengkareng Kebakaran
• 6 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.