Menteri Agama di Harlah NU ke-100 Tahun, Singgung soal Kepemimpinan

liputan6.com
4 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyoroti model kepemimpinan Nahdlatul Ulama (NU) lama yang dinilai terlalu bertumpu pada figur tunggal atau ‘Superman’.

Ia melihat NU ke depan perlu mengedepankan kepemimpinan yang berbasis super team untuk menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.

Advertisement

BACA JUGA: Harlah NU ke-100 Tahun, Menteri Agama sampai Menko PMK Hadir di Istora Senayan

Hal ini disampaikan Menag dalam sambutannya pada puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-100 Nahdlatul Ulama yang digelar di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2026).

“Tentu tantangan besar PBNU dan segenap warga Nahdliyin di masa depan yang paling konkret di depan mata kita ialah masa depan datang lebih awal, lebih cepat daripada kemampuan kita untuk mempersiapkan diri menjemput si masa depan itu,” kata Nasaruddin.

Ia menjelaskan, percepatan perubahan tersebut berpotensi memicu berbagai guncangan sekaligus (multiple shock), mulai dari aspek teologis, kultural, politik, ekonomi, hingga ilmiah.

“Akibatnya apa yang terjadi? Terjadilah multiple shock. Ada theological shock, ada cultural shock, ada political shock, ada economical shock, bahkan ada scientifical shock,” katanya.

Nasaruddin menyatakan, untuk menghadapi situasi tersebut, sudah waktunya NU menata ulang pendekatan kepemimpinan. Menurutnya, ketergantungan pada figur-figur dengan ‘kekuatan super’ tidak lagi relevan dengan tantangan masa depan.

“Karena itu untuk ke depan, Nahdlatul Ulama sudah waktunya kita lebih menekankan figur-figur manajer yang senantiasa akan mengedepankan super team, atau the power of we,” ujarnya.

Meski begitu, Nasaruddin menekankan bahwa pada masa lalu NU dan bangsa Indonesia patut bersyukur atas hadirnya tokoh-tokoh besar dengan kapasitas luar biasa.

“Mungkin di masa lampau kita sudah sangat bersyukur hadir figur-figur di atas kita yang sangat kita kenal memiliki kapasitas mirip-mirip dengan Superman, memiliki superpower yang sangat tinggi,” kata Nasaruddin.

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kritik Gatot Nurmantyo Terkait Pernyataan Kapolri Dinilai Tak Sesuai Fakta
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Harlah Ke-100 NU: Menag Dorong Reformasi Kepemimpinan
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Malut United Vs Bhayangkara FC di BRI Super League: Hery Susilo Soroti 3 Pemain Asing Tim Tamu
• 10 jam lalubola.com
thumb
Tiaty Beauty, Dehidrasi Ringan Bisa Turunkan Konsentrasi dan Energi, Ini Alasannya!
• 14 jam laluherstory.co.id
thumb
Indonesia Dominan, 10 Wakil Tembus Semifinal Thailand Masters 2026
• 8 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.