TANGERANG, KOMPAS.com - Kericuhan antarsuporter sempat terjadi seusai pertandingan Persita Tangerang melawan Persija Jakarta pada pekan ke-19 BRI Super League di Indomilk Arena, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Jumat (30/1/2026).
Kericuhan tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @tangerangkabarku. Dalam video itu, keributan terjadi di luar area stadion.
Terlihat dua kelompok suporter saling melempar barang, salah satunya botol, ke arah kerumunan suporter lain yang berada di sekitar lokasi perekam video. Di sisi perekam, tampak sejumlah suporter mengenakan pakaian berwarna putih dan oranye.
Baca juga: Warga Demo di Kartika One Hotel, Minta Bar Tempat Hiburan Ditutup
"Selaw selaw selaw," teriak salah satu suporter di dekat perekam video.
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Tangerang Kabarku (@tangerangkabarku)
Di antara kerumunan massa yang terlibat ricuh, terlihat petugas keamanan mengenakan baju hitam menghimbau para suporter di sisi perekam video untuk mundur.
Sehubungan dengan video tersebut, Kapolsek Kelapa Dua Kompol Gusprihatin Zen menjelaskan, kericuhan dipicu oleh saling ejek antarsuporter.
“Ya itu karena saling ejek aja, tapi begitu Pak Kapolres datang dan dihimbau langsung tertib kok,” kata Zen saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (31/1/2026).
Ia menegaskan tidak ada unsur provokasi dalam peristiwa tersebut dan situasi dapat segera dikendalikan.
“Ya ejek-ejeknya juga bukan yang gimana, tapi cuma kayak persaudaraan aja. Enggak ada (provokator), jadi aman kok. Di video karena massa ramai jadi terlihat seperti itu,” ujarnya.
Baca juga: Viral Pemotor Diludahi Pengendara Mobil yang Hendak Langgar Lalu Lintas di Bekasi
Ia juga memastikan tidak ada konflik antara suporter Persija Jakarta dan Persita Tangerang.
Menurut dia, hubungan kedua kelompok suporter selama ini terjalin dengan baik.
“Tidak ada sejarahnya Persija sama Persita itu berantem karena buktinya itu saja suporter Persija banyak yang dapat tiket,” ujarnya.
Ia menambahkan, secara umum suasana pertandingan berjalan aman dan kondusif.
“Biasanya di JIS (Jakarta International Stadium) juga welcome aja kok,” katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang