Grid.ID - Polemik kematian Lula Lahfah akhirnya mencapai titik akhir. Pihak kepolisian resmi menutup kasus kematian sang selebgram setelah mengumumkan hasil uji labfor.
Kabar kematian Lula Lahfah sempat meninggalkan banyak spekulasi di jagat maya. Fokus netizen pun tertuju pada penemuan tabung pink (whip pink) di lokasi kejadian.
Setelah melalui proses penyelidikan panjang yang melibatkan sains forensik, Polres Metro Jakarta Selatan akhirnya memberikan titik terang.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, mengungkapkan bahwa pihak Puslabfor Bareskrim Polri diterjunkan langsung untuk membedah isi tabung tersebut secara ilmiah.
Menyadari beredarnya narasi liar terkait tabung gas pink di media sosial, kepolisian tidak ingin gegabah. Pihaknya lantas mengungkap hasil uji labfor saat mengumumkan ditutupnya kasus kematian sang selebgram.
"Salah satu barang bukti yang menjadi perhatian publik adalah tabung pink ini. Kami menyadari hal ini memicu polemik di tengah masyarakat terkait isinya."
"Karena itu, pihak Puslabfor Bareskrim Polri telah turun tangan untuk memberikan penjelasan ahli," ujar Iskandarsyah, dikutip dari Tribun Seleb.
Diketahui, uji labfor dilakukan dengan membedah kandungan zat di dalam tabung. Hal ini untuk melihat adanya kaitan langsung dengan penyebab kematian.
Tak hanya itu, pihak kepolisian juga melakukan pemeriksaan pada benda-benda di TKP. Proses tersebut guna memverifikasi siapa saja yang berinteraksi dengan barang tersebut sebelum kejadian.
Terakhir, pihak kepolisian menelusuri jejak komunikasi dan aktivitas terakhir almarhumah. Oleh karena itu, pihak keluarga ikut diperiksa.
"Kami berterima kasih kepada keluarga saudari LL (Lula Lahfah) yang kooperatif melakukan pengecekan DNA."
"Kami memeriksa barang-barang yang sempat disentuh atau dibawa oleh almarhumah untuk memastikan kronologi kejadian," jelas Iskandarsyah.
Kendati pihak keluarga memilih untuk tidak melakukan autopsi, AKBP Iskandarsyah menegaskan bahwa rangkaian bukti lain sudah cukup kuat untuk menarik kesimpulan.
"Kami sudah melakukan penyidikan secara maksimal dan menyimpulkan tidak ditemukan peristiwa pidana. Jangan sampai polemik ini terus berlanjut dan memberikan tekanan tambahan bagi keluarga yang tengah berduka," tegasnya.
Diwartakan Grid.ID sebelumnya, selebgram Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di dalam apartemennya di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2026). Kematian Lula Lahfah sempat menjadi teka-teki lantaran sang selebgram baru ditemukan beberapa jam setelah meninggal dunia.
Setelah dinyatakan tak bernyawa oleh dokter pribadinya, jenazah Lula Lahfah dibawa ke Rumah Duka RS Fatmawati. Kemudian, jenazah Lula Lahfah dipindahkan ke Rumah Duka Sentosa, Jakarta Pusat pada Sabtu dini hari.
Lula Lahfah kemudian dikebumikan pada Sabtu (24/1/2026). Kekasih Reza Arap itu dimakamkan di TPU Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur. (*)
Artikel Asli

