Dedi Mulyadi Bantah Hapus Bantuan Dana untuk Sekolah Swasta, tapi Dialihkan Jadi Beasiswa Bagi Kalangan Ini

grid.id
5 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Aksi Dedi Mulyadi bantah hapus bantuan dana untuk sekolah swasta mendadak ramai jadi perbincangan. Sang Gubernur Jawa Barat itu mengaku hal itu akan dialihkan menjadi beasiswa bagi kalangan lain.

Sontak saja, hal tersebut menimbulkan tanda tanya. Apalagi dana Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) itu memiliki angka kisaran yang fantastis. Yakni mencapai Rp 600 miliar.

Alhasil, banyak orang penasaran akan dikemanakan dana anggaran sebesar itu. Mengetahui hal demikian, Dedi Mulyadi bantah hapus bantuan itu, melainkan akan dialihkan menjadi bantuan personal yang lebih tepat sasaran.

"Bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pendidikan swasta itu tidak dihapus dan tidak dihilangkan. Yang ada adalah dialihkan cara pemberiannya," beber Dedi Mulyadi dikutip Grid.ID dari TribunJabar.id, Sabtu (31/1/2026)

Terungkap pula, APBD dari Pemrov Jabar telah mengalokasikan dana sebesar Rp 218 miliar. Dan dana tersebut disebut Dedi akan menyasar siswa SMA/SMK swasta dari keluarga prasejahtera dalam bentuk beasiswa penuh.

Dimana kalangan masyarakat tersebut tidak mampu agar tetap bisa menempuh pendidikan. Terutama apabila siswa-siswi tersebut ingin bersekolah di swasta.

"Hari ini dibuat dalam bentuk bantuan program beasiswa. Masyarakat yang tidak mampu di sekolah swasta digratiskan, atau bayarannya ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat," imbuh Dedi Mulyadi.

Lebih lanjut, Dedi juga mengatakan Pemprov Jabar tak cuma akan menanggung biaya sekolah, tetapi juga kebutuhan penunjang lain. Yakni seperti biaya seragam, sepatu dan lain-lain.

Yang mana hal tersebut diharapkan bisa membantu pula mengurangi beban orang tua dari siswa-siswi yang kurang mampu.

"Ini bagian dari komitmen kami membangun rasa adil. Masyarakat miskin bisa sekolah di swasta dengan biaya ditanggung pemerintah.

Mulai dari biaya sekolah, baju seragam, hingga sepatu kami berikan gratis," beber Dedi Mulyadi.

 

Oleh karenanya penyataan Dedi Mulyadi bantah hapus bantuan dana untuk sekolah swasta terbukti. Dan seolah makin mengukuhkan bahwa tuduhan atau kekhawatiran soal dana tersebut yang bakal hilang tidak perlu terjadi.

Sementara itu, melansir dari Tribunnews.com, anggaran senilai Rp 218 miliar sudah dipastikan akan disalurkan. Hal ini juga telah dikonfirmasi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar, Herman Suryatman.

Yang memastikan bahwa dana bantuan tersebut sudah terkunci dalam anggaran tahun ini dan siap disalurkan dalam bentuk beasiswa ke sekolah-sekolah.

"Sudah kami check and recheck. Alokasi untuk bantuan pendidikan menengah ke sekolah swasta tersedia pada APBD 2026 sebesar Rp 218 miliar. Ini sudah fix di APBD Murni, bukan perubahan," tandas Herman. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gempa M 4,6 Guncang Nias Utara Sumut
• 14 jam laludetik.com
thumb
Gempa Hari Ini Guncang Jantho Aceh Besar, Cek Magnitudonya!
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Dirjen GTKPG Beber Skema Baru Pembayaran TPG 2026, 1,2 Juta Guru Siap-Siap
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Ini Sederet Langkah Pemerintah untuk Benahi Pasar Modal
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Efisiensi Anggaran Kementan Capai Rp1,7 Triliun, Dampak Ekonomi Tembus Rp17 Triliun
• 11 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.