JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia (Menko PMK) Pratikno membantah rumor yang menyebut dirinya mundur dari Kabinet Merah Putih.
Pratikno merespons saat ditanya awak media soal adanya rumor yang mengatakan dia akan mundur dari kabinet.
"Enggak, enggak," kata Pratikno singkat, di Istora, Senayan, Jakarta, Sabtu (31/1/2026).
Saat ditegaskan lebih jauh soal apakah Pratikno sudah menyerahkan surat pengunduran diri ke Presiden RI Prabowo Subianto, ia kembali membantahnya.
"Enggak," tegasnya.
Baca juga: Mensesneg Pastikan Tak Ada Reshuffle Kabinet Merah Putih dalam Waktu Dekat
Isu reshuffle kabinet
Sebagai informasi, belakangan santer isu reshuffle Kabinet Merah Putih usai kursi Wamenkeu yang sebelumnya diisi Thomas Djiwandono kosong.
Adapun Thomas Djiwandono, resmi ditetapkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2026-2031.
Sinyal reshuffle juga semakin santer usai Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto memberi kode bahwa salah satu pimpinan Komisi I DPR, bakal masuk ke eksekutif.
Pernyataan itu disampaikan Utut saat membuka rapat Komisi I DPR RI bersama Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, Senin (26/1/2026), yang digelar tertutup.
Baca juga: Momen Utut Beri Kode Budisatrio Djiwandono Bakal Gabung Kabinet Prabowo
Saat membuka rapat, Utut menyinggung Wakil Ketua Komisi I DPR RI Budisatrio Djiwandono yang duduk di sebelah kanannya, akan bergabung ke kabinet Presiden Prabowo Subianto.
"Kalau katanya orang sebelah kanan saya, yang dugaan saya sebentar lagi akan di eksekutif: You cannot beat the band with uniform (Anda tidak bisa mengalahkan orang-orang berseragam -red)," kata Utut dalam rapat, kemarin.
Merespons ini, Budisatrio Djiwandono menegaskan bahwa dirinya sampai saat ini masih bertugas di Parlemen.
"Enggak tahu, makanya tanyakan pada Pak Utut. Tugas kita tetap sekarang di Komisi I," ujar Budi saat berjalan menuju ruang rapat Komisi I DPR RI.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang