Setelah Menggigit Turis Perempuan, Macan Tutul Salju di Xinjiang Kembali Menerkam dan Membunuh 35 Ekor Domba 

erabaru.net
3 jam lalu
Cover Berita

Belakangan ini, Kota Keketuohai di Xinjiang dilanda insiden macan tutul salju liar menyerang manusia. Beberapa hari setelah menggigit seorang turis perempuan, macan tutul salju tersebut kembali muncul dan memasuki kandang domba milik warga, membunuh 35 ekor domba dan melukai 5 ekor lainnya.

EtIndonesia. Pada 30 Januari, Biro Kehutanan dan Padang Rumput Kabupaten Fuyun, Xinjiang, mengeluarkan pengumuman resmi yang menyatakan bahwa pada 28 Januari, seekor macan tutul salju masuk ke kandang domba milik seorang penggembala dan menyebabkan kerugian besar dengan membunuh serta melukai ternak.

Untuk mencegah terulangnya insiden macan tutul salju melukai manusia maupun ternak, pihak berwenang mengerahkan tenaga profesional dan memasang perangkap khusus di kandang domba tersebut.

Pada 29 Januari sekitar pukul 09.00 pagi, macan tutul salju yang kembali ke lokasi untuk mencari mangsa berhasil ditangkap, kemudian dipindahkan ke Pusat Penyelamatan Satwa Liar Kabupaten Fuyun.

Berdasarkan pemeriksaan awal oleh para ahli, dipastikan bahwa macan tutul salju ini adalah individu yang sama yang sebelumnya menggigit turis perempuan tersebut. Hewan ini merupakan remaja (sub-dewasa) berusia sekitar dua tahun.

Insiden Serangan terhadap Turis

Pada 23 Januari sore, di dekat Lembah Baoshigou, di luar kawasan wisata Keketuohai, terjadi serangan macan tutul salju terhadap manusia. Seorang turis perempuan mengalami luka di bagian wajah akibat gigitan dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Video yang beredar di internet menunjukkan seorang turis perempuan tergeletak di atas salju, dengan seekor macan tutul salju berbaring di dekatnya sambil mengamati sekeliling. Terdengar orang-orang di sekitar berteriak,

“Ada orang yang digigit!”
“Telepon 120! Telepon 120!”

Setelah itu, macan tutul salju perlahan berjalan menuju area hutan.

Video lain memperlihatkan seorang turis perempuan mengenakan pakaian ski berwarna ungu dan helm, dibantu oleh beberapa orang untuk berdiri dari salju. Wajahnya terluka dan berdarah, ia menutup wajahnya dengan tangan, dan pakaiannya juga berlumuran darah.

Seorang saksi mata mengatakan kepada media bahwa saat itu macan tutul salju tergeletak diam di salju selama sekitar 10 menit. Rekannya bahkan sempat menghubungi pihak perlindungan satwa liar untuk melaporkan keberadaan macan tutul tersebut. Namun tak disangka, macan tutul salju tiba-tiba berlari cepat sejauh puluhan meter dan langsung menerkam turis perempuan tersebut.

Pada malam 23 Januari, Biro Kehutanan dan Padang Rumput Kabupaten Fuyun bersama Biro Kebudayaan, Olahraga, Radio, Televisi, dan Pariwisata Kabupaten Fuyun mengumumkan bahwa sekitar pukul 19.00, seorang turis perempuan yang sedang bermain ski, saat kembali ke hotel dan melewati kawasan hutan di pinggir jalan Desa Talate, Kota Keketuohai, diserang oleh macan tutul salju. Setelah melapor ke polisi, korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Rakyat Kabupaten Fuyun dan kondisinya stabil.

Tak disangka, beberapa hari kemudian, macan tutul salju tersebut kembali muncul di wilayah yang sama dan menyerang ternak warga.

Analisis Pakar

Menurut analisis para ahli, macan tutul salju pada usia tersebut memiliki kemampuan bertahan hidup yang lebih lemah di alam liar selama musim dingin. Ditambah dengan salju tebal di daerah pegunungan, hewan ini mengalami kesulitan berburu, sehingga mendekati wilayah aktivitas manusia untuk mencari makanan.

Pusat Penyelamatan Satwa Liar Kabupaten Fuyun berencana, setelah cuaca menghangat, untuk melepaskan kembali macan tutul salju ini ke alam liar pada waktu yang tepat.

Para ahli juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar menjaga jarak saat bertemu satwa liar di alam terbuka, serta segera melapor kepada pihak berwenang, demi menjamin keselamatan diri.

(Laporan gabungan oleh reporter Luo Tingting / Penanggung jawab redaksi: Wen Hui)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Profil Mirza Adityaswara, Wakil Ketua OJK yang Ikut Mengundurkan Diri
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
China Patroli Militer di Scarborough Shoal: Sinyal Keras ke Filipina dan AS
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Pemprov Jatim dan Komdigi Kolaborasi Cetak 20 Ribu Talenta Digital
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Adames Sakit, Duel Juara Dunia Kelas Menengah WBC Kontra Williams Resmi Batal
• 6 jam lalupantau.com
thumb
IHSG Anjlok 6,94 Persen dalam Sepekan, Dana Asing Kabur Rp 9,88 T
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.