PDI Perjuangan (PDIP) mendorong pemerintah untuk mengembalikan Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) yang selama ini dipotong, terutama bagi daerah-daerah yang terdampak bencana alam. PDIP menilai cuaca ekstrem akibat membuat seluruh pemerintah daerah harus selalu siaga.
"Kalau untuk TKD, tentu kami mendukung sekali kalau bisa dikembalikan sepenuhnya. Dalam situasi anomali iklim seperti sekarang ini, seluruh pemerintah daerah harus bersiap siaga karena cuaca ekstrem dialami hampir di seluruh kabupaten dan kota," Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus di DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (31/1/2026).
Menurut Deddy, keterbatasan anggaran menjadi salah satu penyebab lambatnya respons pemerintah daerah dalam penanganan bencana sepanjang 2025. Karena itu, ia menilai negara harus menyiapkan anggaran khusus bagi daerah untuk menghadapi kondisi darurat.
"Ini sangat nyata kita lihat. Negara rawan bencana seperti Indonesia tidak bisa tidak, harus selalu ada anggaran yang disiapkan untuk menghadapi situasi seperti ini," ujarnya.
Deddy juga menyebut efisiensi anggaran sebaiknya dilakukan pada program lain, bukan pada TKD daerah. Ia menilai penguatan kapasitas daerah penting tidak hanya untuk penanganan bencana saat ini, tetapi juga mitigasi dan edukasi kebencanaan ke depan.
"Kami berharap efisiensi dilakukan untuk program-program lain dulu. TKD perlu dikembalikan agar pemerintah daerah lebih berdaya," kata Deddy.
Sementara itu, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan sikap partainya sejalan dengan garis politik ekologi yang ditekankan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PDIP. Ia menilai berbagai kebijakan perlu dievaluasi agar menghadirkan keadilan ekologis dari hulu hingga hilir.
"Seluruh jajaran partai, baik eksekutif maupun legislatif, wajib menjalankan garis kebijakan ekologi partai. Kita harus melakukan perombakan menyeluruh terhadap kebijakan yang tidak membawa keadilan ekologis," ujar Hasto.
PDIP Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Jawa Barat
Di tengah maraknya bencana banjir dan longsor, PDIP juga mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Jawa Barat. Bantuan tersebut berupa dua mobil klinik berjalan lengkap dengan fasilitas kesehatan, serta relawan medis.
Hasto mengatakan PDIP melalui Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) dan Relawan Kesehatan telah bergerak di sejumlah wilayah bencana, mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, hingga Jawa Barat.
"Untuk Jawa Barat, khususnya wilayah yang terdampak longsor, kami mengirimkan relawan kesehatan yang sudah dilatih dan siap membantu masyarakat," kata Hasto.
Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan Ribka Tjiptaning menambahkan mobil klinik tersebut dilengkapi fasilitas klinik gigi, klinik mata, USG, layanan penyakit dalam, laboratorium, hingga apotek. Tim medis yang diberangkatkan terdiri dari dokter dan perawat.
"Hampir seluruh Jawa Barat terdampak bencana. Kami fokus bergerak membantu rakyat, ini gotong royong kader partai," ujar Ribka.
(bel/aud)





