Bangun Brand Mobilitas Listrik Global dari Indonesia, Intip Strategi Ofero Perkuat Ekspansi Bisnis

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – PT Ofero Technology Indonesia (Ofero) memperkuat posisinya sebagai salah satu merek Motor dan Sepeda Listrik yang secara konsisten membangun bisnis berbasis relevansi kebutuhan lokal. Dalam tiga tahun perjalanannya sejak 2022, Ofero menempatkan Indonesia bukan hanya sebagai pasar, tetapi sebagai basis strategis pengembangan bisnisnya.

Hal tersebut ditegaskan Wang Dong, Founder & Chief Executive Officer Ofero. Dia mengatakan, sejumlah capaian penting seperti kombinasi inovasi produk yang terarah, penerimaan pasar yang terus positif setiap tahunnya, penguatan keterlibatan komunitas, serta ekspansi distribusi yang semakin luas di pasar domestik maupun mancanegara.

Baca Juga :
Airlangga Pede 'Free Float' 15 Persen Bakal Pulihkan Kepercayaan Pasar
Rupiah Melemah usai Goldman Sachs Group Inc. Turunkan Peringkat saham RI Jadi Underweight

“Kami percaya bahwa membangun brand hari ini tidak harus selalu dimulai dari satu pasar tertentu. Ofero meyakini membangun pasar luas adalah membangun organisasi serta kapabilitas yang sejak awal siap beroperasi lintas negara,” ujar Wang Dong dikutip dari keterangannya, Sabtu, 31 Januari 2026.

 

Di Indonesia, Ofero mengembangkan solusi mobilitas yang dirancang berdasarkan pola penggunaan masyarakat Indonesia, mulai dari kebutuhan penggunaan harian, karakter jalan, hingga preferensi kenyamanan berkendara. Pendekatan ini menjadi fondasi pertumbuhan Ofero di Indonesia sekaligus membentuk positioning sebagai brand dengan visi global yang dibangun dari pemahaman pasar lokal.

 

Menurutnya, industri kendaraan roda dua secara global merupakan pasar yang sangat besar dan masih memiliki ruang pertumbuhan yang luas, terutama di banyak negara dengan ketergantungan tinggi pada mobilitas roda dua seperti Indonesia. “Kami merancang produk dari awal berdasarkan kebutuhan nyata di setiap pasar. Ini bukan pendekatan yang paling mudah, tetapi justru memberi ruang diferensiasi yang lebih besar dan memungkinkan bisnis memiliki siklus hidup yang panjang,” kata Wang.

 

Di sisi operasional, Ofero juga menyadari bahwa membangun bisnis mobilitas listrik berarti mengelola rantai pasok, distribusi, dan layanan purna jual yang kompleks. “Dengan memanfaatkan kekuatan rantai pasok dan pemahaman pasar lokal, kami percaya Ofero bisa membangun brand mobilitas listrik yang kompetitif dan relevan bagi banyak pengguna.” tutupnya.

 

Di level pasar Indonesia, strategi tersebut diterjemahkan secara konkret ke dalam desain dan pengembangan produk. Pendekatan ini dinilai berhasil membuat produk motor dan sepeda listrik yang kini tidak lagi diposisikan sebagai produk gaya hidup semata, tetapi sebagai solusi mobilitas yang benar-benar relevan untuk kebutuhan sehari-hari di berbagai negara.

Baca Juga :
Di Luar Prediksi! Permintaan Mobil Listrik SUV Ini Melonjak Tajam
Harga Mobil Klasik Meroket, Mulai dari Ikon Jepang hingga Legenda Eropa
Transaksi Kripto 2025 Turun, Bos Indodax Beberkan Tantangannya

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Buruan! Tiket Kereta Api H-3 Lebaran 2026 Bisa Dipesan Mulai Besok
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kejari Sleman Hentikan Penuntutan, Perkara Hogi Minaya Ditutup
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Sasar Wanita, Komplotan Jambret Sukomanunggal Dibekuk Polisi
• 39 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Polisi Benarkan Tabung Whip Pink Milik Lula Lahfah Ditemukan di Kamar ART
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Profil Mahendra Siregar, Ketua Dewan Komisioner OJK yang Mengundurkan Diri
• 23 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.