Surat Rahasia Atas Nama Zhang Youxia Beredar Luas — Pakar : Suratnya Mungkin Palsu, tapi Krisisnya Sangat Nyata

erabaru.net
3 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Belakangan ini, sebuah surat rahasia yang diklaim ditulis oleh Zhang Youxia dan ditujukan kepada pemimpin Partai Xi beredar luas di internet. Dalam surat tersebut, Zhang membantah tuduhan korupsi dan menegaskan bahwa alasan sebenarnya ia ditangkap adalah karena perbedaan mendasar dengan Xi, serta mengkritik tingkat sentralisasi kekuasaan yang sangat tinggi. 

Surat itu juga mengungkapkan bahwa pada Sidang Pleno Ketiga, Xi memang mengalami masalah kesehatan hingga kekuasaannya sempat direbut. Para pengamat menilai, meskipun isi surat sesuai dengan realitas di dalam sistem, belum tentu surat itu benar-benar ditulis oleh Zhang Youxia, dan lebih mungkin merupakan produk dari memanasnya pertarungan internal PKT.

Secara garis besar, isi surat tersebut menyebutkan bahwa alasan sebenarnya Zhang ditangkap bukanlah karena korupsi atau pelanggaran hukum, melainkan karena perbedaan mendasar dengan Xi Jinping dalam memahami sistem tanggung jawab Ketua Komisi Militer Pusat. Zhang menilai Xi telah mengubah sistem tersebut menjadi semacam “pola kepemimpinan ala orang tua”, dengan sentralisasi kekuasaan berlebihan, mencampuri urusan militer hingga ke hal-hal rinci.

Surat itu merinci sejumlah perbedaan besar, termasuk soal waktu yang tepat untuk penyatuan Taiwan dengan kekuatan militer, kedalaman kerjasama strategis dengan Rusia, serta standar percepatan promosi perwira. 

Surat tersebut juga secara khusus menyebutkan bahwa menjelang Sidang Pleno Ketiga, Xi berniat memanfaatkan perang Rusia–Ukraina untuk menyerang Taiwan. Namun rencana ini ditentang oleh Zhang Youxia, yang menyebabkan Xi “marah hingga jatuh sakit” dan harus dirawat di rumah sakit, bahkan nyaris membuat sidang tersebut tidak dapat dilanjutkan.

Analisis menunjukkan bahwa isi surat tersebut selaras dengan kondisi nyata dalam sistem PKT. Namun, apakah surat itu benar-benar ditulis oleh Zhang sendiri masih sangat diragukan.

“Surat ini sebenarnya menyebutkan banyak keputusan penting di tingkat atas PKT di bawah pemerintahan Xi Jinping, termasuk perebutan kekuasaan di antara mereka, bahkan perbedaan besar dalam isu-isu kebijakan,” kata pengamat politik independen senior dan blogger Vision Times Commentary, Tang Jingyuan. 

“Menurut saya, sebagian besar isi ini pada dasarnya benar, terutama yang paling penting, yakni pada Sidang Pleno Ketiga ketika Xi Jinping mengalami stroke mendadak, yang menyebabkan di internal elite PKT muncul kerja sama antara Zhang Youxia dan para sesepuh untuk mengendalikan situasi, bahkan sempat mengambil alih kekuasaan militer Xi. Dalam pandangan kami, semua ini sesuai dengan kondisi yang relatif nyata,” tambahnya. 

Sejumlah komentar menyebut surat rahasia ini kemungkinan merupakan rekayasa. Dilihat dari pilihan kata, nada, dan isinya, surat tersebut lebih menyerupai pembelaan dan klarifikasi pasca kejadian bagi Zhang Youxia, dengan tujuan menegaskan bahwa Zhang tidak memiliki ambisi sebesar itu.

Komentar lain menilai bahwa faksi anti-Xi memanfaatkan informasi nyata terkait Zhang Youxia untuk menarik perhatian publik, membongkar konflik internal PKT, dan melemahkan kekuatan Xi.

Kolumnis Epoch Times, Wang He, mengatakan: “Zhang Youxia sendiri sebenarnya tidak memiliki motif semacam itu, artinya tidak memiliki ambisi tersebut. Nilai terbesar dari surat ini justru terletak pada penjelasan yang sangat jelas mengenai hal itu.”

Tang Jingyuan menambahkan: “Menurut saya, pihak yang mempublikasikan surat ini memiliki tujuan sebenarnya untuk mengungkap permusuhan antara Zhang Youxia dan Xi Jinping, dengan cara ini menolak legitimasi penangkapan Zhang oleh Xi, sekaligus melemahkan legitimasi posisi kekuasaan Xi saat ini.”

Analisis lanjutan menunjukkan bahwa surat tersebut juga menyebut nama Hu Jintao, yang melepaskan sinyal politik penting lainnya: meskipun Zhang Youxia dan Liu Zhenli ditangkap, Xi Jinping belum sepenuhnya menguasai militer maupun keseluruhan dinamika politik di Zhongnanhai.

“Ini sebenarnya melepaskan sinyal politik yang sangat sensitif, yakni memberi tahu semua orang bahwa meskipun Xi Jinping telah menangkap Zhang Youxia dan Liu Zhenli, ia belum sepenuhnya mengendalikan militer. Ia juga belum benar-benar menguasai situasi politik di Zhongnanhai,” kata Tang Jingyuan. 

“Fakta menunjukkan bahwa PKT saat ini memiliki dua ‘pusat kekuasaan’: satu adalah pusat kekuasaan Xi, dan satu lagi adalah pusat kekuasaan faksi anti-Xi yang telah merebut sebagian besar kekuasaan Xi Jinping. Kedua pusat ini kini tengah terlibat dalam pertarungan hidup dan mati di internal,” ujarnya. 

Laporan hasil wawancara oleh reporter New Tang Dynasty Television, Chen Yue dan Qiu Yue.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
PBNU Rayakan Harlah Satu Abad di Istora Senayan Besok, Prabowo Dijadwalkan Hadir
• 18 jam lalusuara.com
thumb
Ada Tabung Whip Cream Pink di Apartemen Lula Lahfah, Polisi: Tidak Ada Unsur Pidana
• 21 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Klarifikasi Ibu Merokok Bawa Anak Saat Boncengan Naik Motor Malahan Dirujak Netizen: Tolong Filternya Kurangin!
• 2 jam laludisway.id
thumb
Berkunjung ke Bulukumba, Kadisparpora Beri Kado Ultah Wisatawan MV Coral Geographer
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Sopir Ojol di Bogor Tiba-tiba Jatuh saat Berkendara, Ternyata Meninggal
• 1 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.