Pantau - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, memperluas jangkauan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan menghadirkan satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) baru di Kecamatan Waru.
Distribusi paket menu MBG dari dapur baru ini dijadwalkan mulai 2 Februari 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala SPPG Waru, Muhammad Andi Rizky, di Penajam.
Persiapan Teknis dan Target Sasaran GiziAndi Rizky menjelaskan bahwa seluruh aspek teknis telah disiapkan, meliputi pendataan peserta didik yang memiliki alergi makanan, penyusunan menu bergizi oleh ahli gizi, penyediaan menu pengganti, dan variasi menu setiap hari.
“Dapur MBG di Kecamatan Waru tersebut juga menyiapkan rencana perluasan layanan kepada kelompok 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian dari penguatan intervensi gizi masyarakat, selain peserta didik,” ujarnya.
Sebelumnya, telah beroperasi empat SPPG di Kabupaten Penajam: dua di Kecamatan Penajam dan dua di Kecamatan Sepaku, dengan total cakupan 7.257 peserta didik.
Dengan hadirnya dapur MBG di Kecamatan Waru, kini terdapat lima SPPG aktif di wilayah tersebut.
Fokus Awal: Sertifikasi dan Distribusi 1.000 Porsi per HariPada tahap awal, dapur MBG Waru fokus pada penyesuaian proses administrasi dan pemenuhan sertifikasi, di antaranya:
- Sertifikasi kelayakan higiene
- Sertifikasi halal pangan
Dapur ini ditargetkan mampu menyediakan 1.000 paket makanan bergizi per hari untuk peserta didik di tiga satuan pendidikan.
“Setelah evaluasi dan seluruh sertifikasi terpenuhi, kapasitas akan ditambah sekaligus memperluas sasaran,” tambahnya.
Pengelolaan dapur MBG dilakukan oleh Yayasan Bakti Benuo Taka.
Dalam jangka menengah, dapur ini ditargetkan dapat meningkatkan kapasitas produksi hingga 2.500–3.000 porsi per hari untuk mendukung cakupan sasaran gizi yang lebih luas.


