Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DKI Jakarta Diana Dewi menekankan pentingnya menjadikan olahraga sebagai budaya dan gaya hidup di tengah kesibukan masyarakat perkotaan agar kesehatan dan kebugaran tetap terjaga.
"Kesibukan masyarakat, khususnya di perkotaan, seringkali mengabaikan olahraga. Untuk itu, KORMI bertekad menjadikan olahraga sebagai budaya masyarakat," kata Diana dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu.
Diana, saat mengukuhkan Pengurus KORMI Jakarta Timur periode 2025–2029 di Jakarta, Jumat (30/1)., menegaskan Jakarta Timur memegang peran kunci dalam gerakan olahraga masyarakat di Jakarta. Dengan populasi yang besar dan beragam, penyediaan ruang aktivitas fisik yang mudah diakses menjadi faktor penting.
Menurut dia, Jakarta Timur bukan sekadar angka penduduk, melainkan potensi besar, dan KORMI harus hadir guna menjadikan olahraga sebagai rutinitas harian, bukan sekadar agenda seremonial.
"Olahraga kini telah bertransformasi menjadi gaya hidup sekaligus ruang interaksi sosial. Kegiatan, seperti senam bersama, olahraga tradisional, hingga festival komunitas terbukti mampu menghidupkan ruang publik, memperkuat jejaring sosial, dan menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM," tutur Diana.
Dia menambahkan esensi olahraga saat ini adalah tentang kesehatan, kebahagiaan, dan bergerak bersama, bukan hanya persoalan menang atau kalah. Pengurus baru pun ditantang untuk menghadirkan program kreatif yang inklusif dan produktif.
"Ketika olahraga menjadi kebiasaan dan budaya, maka kota akan bergerak lebih sehat. Dan ketika warga bergerak bersama, Jakarta akan melangkah lebih kuat," ujar Diana..
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin yang hadir dalam pengukuhan tersebut menyatakan dukungan penuh pemerintah kota terhadap kegiatan KORMI sebagai upaya penguatan keolahragaan di masyarakat.
Dia menyambut baik kehadiran pengurus baru yang dipimpin oleh Supomo dan berharap mereka segera bersosialisasi ke masyarakat untuk mengampanyekan hidup sehat.
"Sebagai wilayah berpenduduk terbesar di Jakarta, KORMI Jaktim memegang peranan penting dalam menyehatkan masyarakat. Warga yang sehat tentu akan sangat membantu program-program pemerintah nantinya," ungkap Munjirin.
Pengukuhan pengurus KORMI Jakarta Timur periode 2025-2029 itu diharapkan menjadi momentum kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, komunitas olahraga, hingga pelaku usaha lokal.
Baca juga: Diana Dewi terpilih pimpin KORMI DKI Jakarta 2025–2029
Baca juga: Ajang lari maraton internasional di Jakarta berkontribusi Rp85 miliar
Baca juga: Pemprov DKI sebut area Embung Kebagusan dilengkapi sarana olahraga
"Kesibukan masyarakat, khususnya di perkotaan, seringkali mengabaikan olahraga. Untuk itu, KORMI bertekad menjadikan olahraga sebagai budaya masyarakat," kata Diana dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu.
Diana, saat mengukuhkan Pengurus KORMI Jakarta Timur periode 2025–2029 di Jakarta, Jumat (30/1)., menegaskan Jakarta Timur memegang peran kunci dalam gerakan olahraga masyarakat di Jakarta. Dengan populasi yang besar dan beragam, penyediaan ruang aktivitas fisik yang mudah diakses menjadi faktor penting.
Menurut dia, Jakarta Timur bukan sekadar angka penduduk, melainkan potensi besar, dan KORMI harus hadir guna menjadikan olahraga sebagai rutinitas harian, bukan sekadar agenda seremonial.
"Olahraga kini telah bertransformasi menjadi gaya hidup sekaligus ruang interaksi sosial. Kegiatan, seperti senam bersama, olahraga tradisional, hingga festival komunitas terbukti mampu menghidupkan ruang publik, memperkuat jejaring sosial, dan menggerakkan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM," tutur Diana.
Dia menambahkan esensi olahraga saat ini adalah tentang kesehatan, kebahagiaan, dan bergerak bersama, bukan hanya persoalan menang atau kalah. Pengurus baru pun ditantang untuk menghadirkan program kreatif yang inklusif dan produktif.
"Ketika olahraga menjadi kebiasaan dan budaya, maka kota akan bergerak lebih sehat. Dan ketika warga bergerak bersama, Jakarta akan melangkah lebih kuat," ujar Diana..
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Timur Munjirin yang hadir dalam pengukuhan tersebut menyatakan dukungan penuh pemerintah kota terhadap kegiatan KORMI sebagai upaya penguatan keolahragaan di masyarakat.
Dia menyambut baik kehadiran pengurus baru yang dipimpin oleh Supomo dan berharap mereka segera bersosialisasi ke masyarakat untuk mengampanyekan hidup sehat.
"Sebagai wilayah berpenduduk terbesar di Jakarta, KORMI Jaktim memegang peranan penting dalam menyehatkan masyarakat. Warga yang sehat tentu akan sangat membantu program-program pemerintah nantinya," ungkap Munjirin.
Pengukuhan pengurus KORMI Jakarta Timur periode 2025-2029 itu diharapkan menjadi momentum kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, komunitas olahraga, hingga pelaku usaha lokal.
Baca juga: Diana Dewi terpilih pimpin KORMI DKI Jakarta 2025–2029
Baca juga: Ajang lari maraton internasional di Jakarta berkontribusi Rp85 miliar
Baca juga: Pemprov DKI sebut area Embung Kebagusan dilengkapi sarana olahraga





