Ekonom Sebut Mundurnya Petinggi BEI OJK Bisa Guncang Pasar, Banggar DPR: Itu Etik Baik

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mundurnya sejumlah pimpinan Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berpotensi menekan kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian nasional. Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara menilai kondisi tersebut dapat memicu aliran modal keluar (capital outflow) dan meningkatkan tekanan pada nilai tukar rupiah.

"Dampaknya adalah menurunnya trust investor terhadap prospek ekonomi, memicu aliran modal keluar," ujar Bhima saat dihubungi Republika di Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

 

Bhima mengatakan situasi ini terjadi di tengah momentum yang sensitif. Menjelang bulan Ramadan, ucap dia, pelemahan rupiah berisiko mendorong imported inflation sehingga laju inflasi bisa lebih tinggi dibandingkan periode normal. 

 

"Rupiah dipertaruhkan, sebentar lagi ramadhan, pelemahan kurs rupiah dapat memicu imported inflation sehingga inflasi lebih tinggi dari periode yang normal," ucap Bhima. 

 

Menurut Bhima, dampak lanjutan juga dirasakan di pasar modal, khususnya bagi perusahaan yang berencana melantai di bursa. Ketidakpastian ini membuat rencana penawaran saham perdana (IPO) berpotensi tertunda hingga kondisi pasar kembali kondusif. 

 

"Imbas lain perusahaan yang mau listing ke bursa saham jadi tertunda sampai bursa lebih kondusif," lanjut Bhima. 

 

Dari sisi sektor perbankan, Bhima menyebut risiko usaha ikut meningkat seiring memburuknya sentimen ekonomi. Hal ini mendorong bank menjadi lebih berhati-hati dalam menyalurkan kredit ke sektor riil.

 

"Bagi perbankan implikasinya risiko naik, penyaluran kredit jadi lebih hati-hati," kata Bhima.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : ANTARA
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Galeri 24, dan UBS di Pegadaian Hari Ini Sabtu, 31 Januari 2026
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Kasus Hogi Minaya Berujung Penonaktifan Pejabat Polresta Sleman, Kasat Lantas Ikut Dicopot
• 6 jam lalueranasional.com
thumb
Sumur Bor Bertambah, Akses Air Bersih Warga Terdampak Bencana di Sumbar Membaik
• 22 jam lalutvrinews.com
thumb
Camat Tanah Abang Perintahkan Seluruh Lurah Pantau Penjualan Obat Keras
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemerintah AS Shutdown, Penembakan Demonstran Picu Buntu Anggaran
• 6 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.