Vietnam Akan Melelang Tas Hermès Birkin Milik Taipan untuk Tutupi Kerugian Penipuan

medcom.id
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta: Pemerintah Vietnam bersiap melelang sejumlah aset mewah milik taipan Truong My Lan sebagai bagian dari upaya pemulihan kerugian negara akibat kasus penipuan finansial berskala besar. Di antara aset yang akan dijual, terdapat dua tas Hermès Birkin dan sebuah kapal pesiar mewah.
 
Langkah ini dilakukan setelah Truong My Lan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dan diperintahkan mengembalikan dana miliaran dolar yang digelapkan dari sektor perbankan Vietnam.
 
Melansir BBC, Sabtu, 31 Januari 2026, taipan yang tercoreng reputasinya ini menjalani hukuman seumur hidup karena menggelapkan uang dari sebuah bank besar di Vietnam dan telah diperintahkan untuk mengembalikan USD27 miliar (£19 miliar) sebagai ganti rugi.

Badan Penegakan Putusan Sipil Kota Ho Chi Minh mengatakan pekan ini bahwa mereka sedang mencari ahli untuk menilai nilai dua tas Hermès Birkin kulit buaya yang disita dari Truong My Lan, menurut laporan media lokal.
 
Sementara itu, kapal pesiarnya akan dilelang bulan depan dengan harga awal 49,3 miliar dong Vietnam (USD1,9 juta; £1,4 juta).
  Baca juga: Fashionista, Ini Lho Alasannya Harga Tas Birkin Hermès Dibanderol Sangat Mahal Hukuman bagi taipan Truong My Lan dijatuhi hukuman mati pada April 2024 setelah pengadilan memutuskan bahwa ia secara diam-diam mengendalikan Saigon Commercial Bank, bank terbesar kelima di negara itu, dan mengambil pinjaman serta uang tunai selama lebih dari 10 tahun melalui jaringan perusahaan fiktif, dengan total mencapai USD44 miliar.
 
Jaksa penuntut mengatakan USD27 miliar dari jumlah tersebut telah disalahgunakan, dan USD12 miliar dinilai telah digelapkan merupakan salah satu kejahatan keuangan terbesar yang pernah terjadi di dunia.
 
Truong My Lan membantah tuduhan tersebut dan mencoba mengajukan banding atas hukuman matinya, meskipun gagal, namun hukuman tersebut diubah menjadi penjara seumur hidup pada Juni lalu, setelah Vietnam menghapus hukuman mati untuk berbagai kejahatan.
 
Lebih dari 80 orang termasuk suami dan keponakannya diadili bersamanya dan semuanya dinyatakan bersalah.
 
Persidangannya, yang paling dramatis dalam penindakan keras terhadap korupsi di Vietnam, menarik perhatian negara dan dunia.
 
Aset milik taipan tersebut kini menjadi pusat upaya resmi untuk memberikan kompensasi kepada para korbannya dan mengimbangi kerugian miliaran dolar akibat penipuan. Pihak berwenang telah menyita lebih dari 1.200 asetnya, termasuk kepemilikan perusahaan dan real estatnya, menurut laporan media lokal.
 
Minggu ini, Departemen Penegakan Putusan Sipil Kota Ho Chi Minh mengatakan telah menyita beberapa aset Truong My Lan - termasuk dua tas Hermès, pakaian, dan sebuah jam tangan.
 
Selama persidangannya, Truong My Lan berusaha mempertahankan dua tas Hermès miliknya, dengan mengatakan kepada pengadilan bahwa ia membeli salah satunya di Italia dan yang lainnya adalah hadiah dari seorang pengusaha Malaysia. Ia mengatakan ingin meninggalkan tas-tas tersebut sebagai "kenang-kenangan" untuk anak-anak dan cucu-cucunya.
 
Namun, permohonannya ditolak oleh pengadilan, yang memutuskan bahwa tas-tas tersebut diperoleh secara ilegal.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bitcoin Ambruk ke Level Terendah, Analis Prediksi Terkoreksi Lebih Dalam Menuju US$70.000
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
Hansi Flick Geram karena Dro Fernandez Hengkang ke PSG, Barcelona Langsung Perpanjang Kontrak Fermin Lopez agar Tak Dibajak Chelsea
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Momen Bersejarah, Pertamina Boyong 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair ke Tanah Air
• 49 menit lalumerahputih.com
thumb
4 Fakta Menarik Jelang Laga Al Kholood vs Al Nassr 31 Januari 2026: Ronaldo dkk Mendominasi Statistik
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Mikha Tambayong dan Deva Mahenra Selalu Tampil Mesra, Kenali Tanda Pernikahan Bahagia
• 5 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.