KOMPAS.TV - Ikan patin merupakan salah satu ikan khas Provinsi Riau. Ikan ini kerap diolah menjadi berbagai makanan dan juga cemilan. Di Kota Pekanbaru, seorang ibu rumah tangga mengolah ikan patin menjadi makanan yang enak dan gurih, yakni rendang salai ikan patin.
Di rumah produksinya yang berada di Jalan Melati, Kecamatan Binawidya, Kota Pekanbaru, Riau, seorang ibu rumah tangga bernama Iip Alfebriani mengolah ikan khas Provinsi Riau, ikan patin, menjadi makanan rendang salai patin.
Berbeda dengan rendang daging pada umumnya, rendang salai patin ini memiliki rasa yang khas serta tekstur yang lebih empuk dibanding dengan rendang daging.
Dibantu oleh suaminya, Iip Alfebriani mulai menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat makanan khas Provinsi Riau ini.
Pertama yang harus disediakan adalah ikan patin yang sudah diasap atau disalai. Kemudian bumbu-bumbu seperti bawang merah, bawang putih, jahe, laos, dan beberapa daun rempah. Tidak ketinggalan, bahan yang harus disediakan adalah santan kepala.
Setelah lengkap, proses pembuatan rendang salai patin pun dimulai.
Proses pembuatan diawali dengan memotong salai ikan patin menjadi ukuran lebih kecil. Kemudian daging ikan dipisah dari tulang-tulang ikan. Setelah rampung, proses selanjutnya bumbu yang sebelumnya disiapkan kemudian tumis hingga mengeluarkan aroma sedap.
Tidak lupa, santan kemudian dituangkan ke dalam kuali dan diaduk hingga merata. Proses pengadukan dibutuhkan empat jam lamanya hingga bumbu mulai mengental.
Setelah itu, daging ikan patin dituangkan ke dalam bumbu dan diaduk hingga bumbu dan ikan menyatu. Proses pengadukan harus dilakukan secara berlahan-lahan.
Iip Alfebriani bilang, proses pengadukan yang harus diperhatikan karena daging salai ikan patin mudah hancur.
#kuliner #riau #ikanpatin
Baca Juga: Cabai Naik, Petani di Jember Pilih Panen Lebih Awal | KOMPAS SIANG
Penulis : Yulian-Indah
Sumber : Kompas TV
- ikan patin
- riau
- kuliner





