Konglomerat Kaltim Bangun Proyek Apartemen di Balikpapan Senilai Rp300 Miliar

bisnis.com
1 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, BALIKPAPAN — Taipan bisnis sekaligus salah satu konglomerat berpengaruh di Kalimantan Timur (Kaltim) Christopher Sumasto Tjia kembali memperluas bisnis propertinya dengan menuangkan investasi hampir Rp300 miliar untuk proyek apartemen di kota Balikpapan. 

Sebagaimana diketahui, langkah agresif ini menegaskan ambisi usaha dibawah bendera Pintu Air Mas (PAM) Group menguasai pasar hunian vertikal yang bangkit oleh efek domino pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. 

Direktur PT Fajar Sinar Teguh Tjia Daniel Wirawan menyatakan pihaknya akan mendirikan 9 menara apartemen berkapasitas 400 unit di lahan seluas satu hektare, yang diberi nama Sepinggan Terrace. 

"Kebutuhan apartemen itu kan pasti karena lokasinya di tengah kota ya, jadi sangat memudahkan mobilitas mereka. Beda dengan perumahan yang mungkin sedikit lebih jauh dan butuh waktu transportasi. Kalau tinggal di apartemen kan lebih praktis cara hidupnya, aksesnya mudah, dan lokasinya di tengah kota," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (31/1/2026).

Daniel mengungkapkan bahwa proyek apartemen ini sendiri diposisikan sebagai produk segmen menengah dengan harga Rp22 juta—Rp25 juta per meter persegi dengan menawarkan konsep smart home dan smart living. 

Menurutnya, harga ini jauh lebih terjangkau dibanding kompetitor premium yang menyentuh Rp30 juta. Dia menambahkan, lokasi proyek yang berdekatan dengan pintu tol akses IKN di depan Bandara Sepinggan bukan kebetulan belaka. 

Baca Juga

  • Transaksi SPKLU Meroket 244% di Kaltim-Kaltara Sepanjang 2025
  • Momentum IKN Pudar, Konstruksi Kaltim Terkontraksi Kuartal III/2025
  • Perdagangan Kaltim Loyo, Daya Beli Masyarakat Tertekan pada Kuartal III/2025

Daniel menegaskan pemilihan lokasi merupakan hasil kalkulasi matang untuk menangkap segmen profesional yang bekerja di IKN namun memilih berdomisili di Balikpapan, yang dianggap sebagai kota yang infrastrukturnya jauh lebih mapan.

"Kalau dilihat dari jarak, seperti yang teman-teman tahu di depan Bandara Sepinggan itu kan ada jalan pintu masuk (tol). Itu dekat banget dari sini, jadi mau ke IKN dekat, dari IKN ke sini juga dekat sekali. Kita berharap ini segera jadi, sehingga memudahkan yang beraktivitas di IKN maupun akses dari dan ke bandara," jelasnya.

Sebagaimana diketahui, konglomerat ini juga tengah menyiapkan proyek Nusantara Warehouse Park (NWP) di IKN sebagai kawasan pergudangan yang saat ini masih dalam tahap desain.

PAM Group, yang dimiliki oleh Christopher Sumasto Tjia, tercatat sebagai investor lokal pertama yang melakukan groundbreaking proyek besar di IKN melalui Nusantara Superblock senilai Rp3 triliun. 

Selain itu, deretan usaha PAM Group mencakup Balikpapan Superblock (BSB) melalui PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK), PT PAM Mineral Tbk (NICL) di sektor pertambangan nikel, serta jaringan Jatra Hotel di Bali, Balikpapan, dan Pekanbaru. Adapun, dia menuturkan untuk jangka pendek, fokus ekspansi masih tertuju pada Balikpapan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Update Kronologi Lula Lahfah Meninggal Dunia dari CCTV, Reza Arap Terekam Datang Bersama Dokter
• 11 jam lalugrid.id
thumb
Punya Loyalitas Tinggi, Polri Tidak Boleh Dilemahkan
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kejari Sleman Setop Kasus Hogi Terkait Jambret Tewas
• 21 jam laludetik.com
thumb
5 Pedagang Ditangkap di Gambir dan Tanah Abang, 900 Butir Obat Keras Disita
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mahasiswa Psikologi Universitas Esa Unggul powered by Arizona State University Sabet 2 Medali Emas di OS2N 2025
• 6 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.