Sebuah ledakan dilaporkan terjadi di Bandar Abbas, kota pelabuhan strategis di selatan Iran yang menghadap Teluk, pada Sabtu (31/1) sore. Media pemerintah Iran menyebut penyebab ledakan hingga kini masih dalam penyelidikan.
Televisi pemerintah melaporkan ledakan terjadi di sebuah gedung delapan lantai di kawasan Moallem Boulevard, menyebabkan dua lantai bangunan hancur, merusak sejumlah kendaraan, serta pertokoan di sekitarnya.
Tim penyelamat dan pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan darurat. Kantor berita resmi IRNA mengutip Kepala Manajemen Krisis Provinsi Hormozgan, Mehrdad Hassanzadeh, yang mengatakan korban luka telah dilarikan ke rumah sakit. Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai korban tewas.
“Penyebab ledakan masih dalam tahap investigasi,” ujar Hassanzadeh, tanpa merinci lebih lanjut, sebagaimana dikutip dari AFP.
Di tengah simpang siur informasi, kantor berita semi-resmi Tasnim membantah keras kabar yang beredar di media sosial soal dugaan serangan yang menargetkan seorang komandan angkatan laut Garda Revolusi Iran (IRGC).
Menurut laporan Reuters, Tasnim menegaskan klaim tersebut “sepenuhnya tidak benar”.
Rekaman yang ditayangkan televisi pemerintah memperlihatkan fasad gedung rusak parah, dengan bagian dalam bangunan terlihat dari luar dan puing-puing berserakan di sekitar lokasi.
Ledakan ini terjadi di tengah situasi kawasan yang sedang memanas, menyusul pengerahan gugus tempur kapal induk Amerika Serikat ke Timur Tengah dan meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489490/original/044862500_1769873842-1000154253.jpg)