Profil Friderica Widyasari Dewi, Pejabat Pengganti Ketua DK OJK

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA— Friderica Widyasari Dewi ditetapkan sebagai Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) usai Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara mundur dari jabatannya.

Friderica yang akrab disapa Kiki saat ini menjabat sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK.

Dia menempuh pendidikan Sarjana Ekonomi di Universitas Gadjah Mada pada 2001, melanjutkan MBA di California State University of Fresno, Amerika Serikat pada 2004, serta meraih gelar doktor dari Universitas Gadjah Mada dengan predikat cumlaude pada 2019.

Dirinya telah cukup lama berkecimpung di sektor pasar modal. Bermula dari menjadi kepala divisi komunikasi perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 2006-2007 dan Sekretaris Perusahaan BEI (2007-2009), istri dari Brigjen Eddy Hartono itu kemudian dipercaya menjadi direktur pengembangan  BEI pada 2009-2015.

Perempuan yang sempat menjadi artis sinetron tersebut juga pernah menjadi petinggi PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), yakni sebagai direktur keuangan pada 2015-2016 dan sebagai direktur utama pada 2016-2019.

Selepas dari KSEI, dia ditunjuk menjadi direktur utama PT BRI Danareksa Sekuritas pada 2020-2022.

Baca Juga

  • OJK Tunjuk Friderica Widyasari Dewi jadi ADK Pengganti Mahendra dan Mirza
  • Gelar Konpers, Airlangga, Purbaya, hingga Petinggi OJK-BI Tiba di Kantor Danantara
  • Hasan Fawzi Resmi Gantikan Inarno Djajadi jadi Anggota Komisioner OJK Pengawas Bursa

Selain mengemban tugas sebagai anggota DK OJK, sejak 2023, Kiki juga menjadi koordinator Dewan Pembina Satuan Tugas Pemberantasan
Aktivitas Keuangan Ilegal (SATGAS PASTI) dan Indonesia Anti Scam Centre. Dia juga merupakan anggota Komite Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat

Dalam kiprah internasionalnya, Kiki tergabung sebagai Advisory Board pada OECD International Network on Financial Education (OECD/INFE) dan Governing Council pada International Financial Consumer Protection Organisation (FinCoNet) sejak 2022 hingga saat ini. 

Sebelumnya, sejumlag pejabat OJKkompak mengundurkan diri pada Jumat (30/1/2026). Pengunduran diri ini buntut volatilitas pasar saham yang terjadi dalam 2 hari terakhir, disulut pengumuman MSCI. Pengunduran pejabat OJK ini menyusul Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Iman Rachman yang juga mengumumkan pengunduran dirinya.

Mereka adalah Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Inarno Djajadi, serta Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Aditya Jayaantara.

Menyusul, Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mirza Adityaswara juga menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya pada Jumat malam.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Seperti Arena Halang Rintang, Trotoar Jakarta Dikuasai Motor dan Pedagang
• 3 jam lalukompas.id
thumb
Bologna Menggila di Liga Europa! Vincenzo Italiano Pamer Performa Tim Jelang Hadapi AC Milan
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Puncak Harlah NU 2026 di Istora Senayan Hari Ini, Presiden Prabowo Diundang untuk Sampaikan Amanat
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Dikira Kecelakaan, Ternyata Suami Bertengkar dengan Istri hingga Asam Lambung
• 52 menit laludetik.com
thumb
DPR Nilai Sikap Pejabat OJK dan BEI Mundur, Tunjukkan Pertanggungjawaban Etik
• 11 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.