5 Fakta Yerin Ha, Aktris Korsel Pertama yang Jadi Pemeran Utama di Bridgerton

kumparan.com
16 jam lalu
Cover Berita

Serial Netflix Bridgerton resmi merilis musim keempatnya pada Kamis (29/1), hampir dua tahun setelah musim ketiga. Kali ini, alur cerita berfokus pada kisah cinta putra kedua keluarga Bridgerton, Benedict (diperankan oleh Luke Thompson), dan perempuan yang mencuri hatinya, Sophie Baek (diperankan oleh Yerin Ha).

Tak cuma Benedict yang terpukau oleh Sophie, para penggemar pun ikut jatuh hati dengan sosok Yerin Ha, si pemeran Sophie. Yerin Ha menjadi aktris Korea Selatan pertama dan bintang Asia kedua yang menjadi pemeran utama di Bridgerton. Simone Ashley (pemeran Kate Bridgerton), aktris keturunan India, menjadi yang pertama.

Terpilih sebagai pemeran Sophie Baek merupakan momen besar bagi Yerin Ha. Dikutip dari People, ketika dikabari bahwa dia mendapatkan peran tersebut, Yerin sedang berada di Seoul, Korsel, untuk mengunjungi ibunya.

“Jadi, saat saya mendapat kabar baik itu, saya sedang sarapan bersama ibu saya di sebuah kafe di Korea. Saya langsung beranjak keluar dari kafe. Lucu sekali, saat itu ibu saya langsung tahu saya mendapatkan peran sebagai Sophie, karena saya langsung melompat-lompat bahagia di jalan di Gangnam,” jelas Sophie.

Tampak periang dan penuh tawa, seperti apa sosok perempuan 28 tahun ini? Simak fakta-fakta Yerin Ha yang telah kumparanWOMAN rangkum dari sejumlah sumber berikut ini, Ladies.

1. Lahir dan besar di Australia

Ketika mendengar Yerin Ha berbicara, satu hal yang paling khas adalah aksennya yang kental. Aksen Yerin tidak muncul tiba-tiba, Ladies. Perempuan Korea asli ini lahir di Sydney, Australia, pada 16 Januari 1998, dan berkuliah di Negeri Kanguru. Meski begitu, dia sempat menghabiskan masa kecilnya di Korea di usia muda.

Sejak kecil, Yerin Ha ingin mendalami dunia seni peran. Dia pun mengenyam pendidikan akting di Kaywon High School of Arts di Seoul. Setelah lulus, dia kembali ke Australia untuk berkuliah di National Institute of Dramatic Art di Sydney jurusan teater musikal.

Sebelum serius di industri perfilman dan pertelevisian, Yerin Ha sudah lebih dulu familier dengan dunia teater. Panggung pertama Yerin adalah pertunjukan Lord of the Flies di Sydney Theatre Company. Dalam pertunjukan itu, dia memerankan tokoh Maurice. Baru-baru ini dia juga mendapat peran utama di teater The Maids di London.

2. Datang dari keluarga aktor

Bakat akting Yerin Ha ternyata menurun dari keluarganya, Ladies. Dikutip dari South China Morning Post, nenek Yerin Ha adalah aktris senior dan politisi Korsel Son Sook. Nenek Yerin bahkan turut membintangi serial Netflix The Glory pada 2022–2023 lalu. Sementara itu, orang tua Yerin juga bertemu dan saling jatuh cinta di sekolah drama.

“Nenek saya seorang aktris dan orang tua saya bertemu di sekolah akting. Jadi, saya tumbuh besar dengan pengetahuan soal teater dan layar lebar. Ini merupakan hal yang jadi ketertarikan saya,” ucap Yerin dalam wawancara bersama Vogue pada 2019 lalu.

3. Terlibat dalam pemilihan nama belakang tokoh Sophie

Serial Bridgerton merupakan adaptasi dari novel-novel karya Julia Quinn. Pun dengan musim keempat yang diadaptasi dari novel An Offer from a Gentleman. Dalam novel, Sophie memiliki nama belakang yang berbeda dengan di serial, yaitu Sophie Beckett.

Untuk menghormati latar belakang Yerin Ha sebagai keturunan Korea, rumah produksi Bridgerton, Shondaland, memutuskan untuk mengubah nama belakang Sophie. Penulis naskah serial Bridgerton, Jess Brownell, bertanya kepada Yerin nama belakang Korea yang dimulai dengan huruf B. Yerin pun dengan mantap menjawab “Baek”.

“Saya sangat mengapresiasi perubahan nama belakang ini, sehingga sesuai dengan identitas, budaya, serta bagaimana penampilan saya. Bagi sejumlah orang, hal ini mungkin terkesan sepele. Namun, ketika serial sebesar ini rela untuk menyesuaikan identitas tokoh dengan saya, hal ini sangat membuat saya merasa berdaya,” tegas Yerin, dilansir Elle.

4. Pernah alami impostor syndrome

Meskipun terlihat periang dan ceria, Yerin Ha juga pernah mengalami impostor syndrome dan merasa tidak percaya diri. Dalam wawancara bersama The Hollywood Reporter, Yerin mengaku tak asing dengan perasaan-perasaan negatif ini.

“Perasaan berbeda dari yang lain. Ada momen dalam hidup saya di mana saya tidak merasa pantas menerima cinta, tidak bisa menerima diri sendiri, dan tidak bisa mencintai diri sendiri. Ini merupakan perjalanan yang masih terus berlanjut bagi saya,” jelas Yerin.

Dia pun menyalurkan pengalaman pribadi ini ke dalam aktingnya sebagai Sophie, yang merupakan seorang pelayan di tengah masyarakat kelas atas.

5. Pendatang baru di industri televisi dan perfilman

Dengan kualitas akting yang memukau, cukup mengejutkan ketika mengetahui bahwa Yerin merupakan aktris pendatang baru. Sebelum membintangi serial Bridgerton, Yerin pernah bermain di film Dune: Prophecy (2024).

Beberapa serial dan film lainnya yang pernah dibintangi Yerin adalah Halo (2022), Sissy (2022), Bad Behaviour (2023), dan The Survivors (2025).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Danantara Cermati Proses Demutualisasi Sebelum Jadi Pemegang Saham Bursa
• 12 jam laluidxchannel.com
thumb
Kronologi KKB Papua Tembaki Sopir Truk di Yahukimo
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Horor Sejarah Era Jim Crow
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Rusia Kecam Kebijakan Baru AS terhadap Kuba sebagai Upaya "Pencekikan Ekonomi"
• 9 jam lalupantau.com
thumb
Peristiwa 1 Februari: Kilas Balik Banjir Besar Jakarta 2007 yang Tewaskan 80 Orang
• 7 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.