Revitalisasi 83 Sekolah di Cianjur Rampung, Anggaran Capai Rp106 Miliar

pantau.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelesaikan revitalisasi 83 satuan pendidikan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat sepanjang tahun 2025 dengan total anggaran mencapai Rp106 miliar.

Ribuan Sekolah Direvitalisasi Secara Nasional

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menyatakan bahwa program revitalisasi satuan pendidikan telah menjangkau 16.169 sekolah di seluruh Indonesia selama tahun 2025.

Total anggaran nasional yang digunakan untuk mendukung program tersebut mencapai Rp16,9 triliun.

"Awalnya anggaran Rp16,9 triliun itu hanya untuk 10.440 satuan pendidikan, tapi dengan sistem swakelola atas saran Presiden Prabowo ternyata terjadi efisiensi lebih dari 32 persen, namun kami dapat menuntaskan revitalisasi untuk 16.169 satuan pendidikan," ungkapnya.

Dari 83 satuan pendidikan di Cianjur yang telah direvitalisasi, rinciannya meliputi 4 PAUD, 26 SD, 25 SMP, 12 SMA, 12 SMK, 2 SLB, dan 1 PKBM.

Masih Ada Proyek yang Tertunda

Meski sebagian besar proyek telah rampung, masih terdapat lima satuan pendidikan di Kabupaten Cianjur yang revitalisasinya belum selesai.

Lima proyek tersebut terdiri atas dua TK dan tiga SD.

Abdul Mu'ti menekankan bahwa proyek-proyek yang belum selesai tersebut harus segera dituntaskan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

"Beberapa revitalisasi yang belum selesai tersebut karena faktor alam atau geografis, misalnya ketika pengerjaan terjadi cuaca hujan, dan serta jarak yang cukup jauh, sehingga berpengaruh terhadap pengiriman material," ia mengungkapkan.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan revitalisasi harus "berjalan tepat waktu, efisien, akuntabel, dengan kualitas bangun lebih baik, dan dapat lebih berkontribusi dalam menggerakkan ekonomi masyarakat".

Abdul Mu'ti juga menambahkan bahwa revitalisasi sekolah turut memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat setempat.

"Program revitalisasi harus berdampak terhadap perekonomian masyarakat, karena semua tenaga kerja, dan kebutuhan material dari masyarakat sekitar termasuk di Cianjur," ungkapnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Demi PSI, Jokowi: Kalau Diperlukan, Saya Masih Sanggup Keliling Daerah
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Bhayangkara FC Bertekad Beri Kejutan Lawan Malut United di Gelora Kie Raha
• 20 jam lalugenpi.co
thumb
Shafira Tour and Travel Luncurkan Privilege Card dengan Beragam Keuntungan
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tak Masuk Akal! Ini 5 Alasan Perceraian Paling Aneh di Dunia, Nomor Terakhir Bikin Geleng Kepala
• 15 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pemkab Takalar Perkuat Literasi Digital Menuju Pelayanan Publik Serba Cepat dan Modern
• 9 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.