Mata Uangnya Kuat Lawan Dolar AS, Warga Singapura Berpotensi Merasa Lebih Kaya

kumparan.com
13 jam lalu
Cover Berita

Tahun 2026 dibuka dengan kabar baik bagi Singapura. Bagi warga yang berencana liburan ke luar negeri, belanja barang impor, atau sedang memikirkan investasi, kondisi ekonomi Negeri Singa bisa membuat dompet terasa lebih tebal.

Mengutip Bloomberg, Minggu (1/2), Dolar Singapura menguat ke level terkuat sejak 2014 terhadap Dolar AS. Penguatan ini membuat nilai uang warga Singapura lebih tinggi saat digunakan di Amerika Serikat dan sebagian besar negara Asia. Dampaknya terasa langsung, mulai dari biaya sekolah anak di luar negeri hingga harga barang impor yang jadi lebih terjangkau.

Tak hanya mata uang, pasar saham Singapura juga sedang berpesta. Indeks Straits Times mencetak rekor baru dengan menyentuh level 4.933,88. Kenaikan ini ikut mendongkrak nilai investasi yang terkait dengan CPF, reksa dana, hingga portofolio yang berfokus pada pasar domestik. Bahkan, JPMorgan optimistis dengan menaikkan target indeks tersebut ke level 6.000.

Aliran dana global menjadi salah satu pendorong utama. Di tengah goyahnya kepercayaan investor terhadap dolar AS, Singapura dilirik sebagai tempat aman untuk menyimpan uang. Sikap bank sentral juga berperan. Otoritas Moneter Singapura mempertahankan kebijakan moneternya dan memberi sinyal tetap waspada terhadap inflasi, sehingga menambah kepercayaan pasar.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wakil Gubernur Sulawesi Barat Salim S Mengga Meninggal Dunia
• 23 jam lalubisnis.com
thumb
Kemenkes Tegaskan Whip Pink Tak Boleh Disalahgunakan Seusai Kematian Lula Lahfah
• 18 jam lalugenpi.co
thumb
Ketua MPR: NU Akan Kuat Jika Jemaahnya Sehat, Ada Pekerjaan, dan Dompet Tebal
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Pemkot Bandung kaji penamaan taman kota berbasis sejarah
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Donald Trump: AS Punya Armad Besar Menuju ke Iran, Lebih Besar Dari yang Pernah Kami Kerahkan
• 29 menit laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.