Pesan Prabowo: Tidak Boleh Ada Titipan di Sekolah Rakyat dan Sogok-Menyogok!

okezone.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan kepada Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul bahwa tidak boleh ada titipan maupun sogok-menyogok agar bisa masuk Sekolah Rakyat.

Hal itu diungkapkan Gus Ipul saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 1 Deli Serdang, Sumatera Utara pada Sabtu (31/1/2026).

“Pesan Presiden, tidak boleh ada titipan di Sekolah Rakyat. Mohon ini mari kita awasi bersama. Tidak boleh ada sogok-menyogok, tidak boleh ada suap-menyuap, tidak boleh ada kongkalikong dalam menyeleksi siswa sekolah rakyat,” ujarnya.

Baca Juga :
Prabowo dan Tokoh Oposisi Bahas Kondisi Negara hingga Isu Kebocoran Anggaran

Sementara itu, kriterianya calon siswa Sekolah Rakyat ada dalam keluarga yang masuk dalam desil 1-2 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). “Desil 1-2 itu adalah 10 persen dari keluarga yang secara ekonomi paling bawah,” ujar Gus Ipul.

Gus Ipul juga menekankan bahwa sekolah berasrama yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan tempat belajar yang inklusif bagi murid disabilitas tanpa membeda-bedakan.

Dia juga menyampaikan, pembelajaran di Sekolah Rakyat dilakukan secara inklusif, tidak ada perbedaan perlakuan bagi siswa disabilitas.

Baca Juga :
Prabowo Bertemu Sejumlah Tokoh Oposisi Jumat Malam, Siapa Saja?

“Dan di sini gabung. Jadi satu, inklusif, tidak dibeda-bedakan, tetap diberi pembelajaran secara bersama-sama,” tegas Gus Ipul.

Salah satu murid SRMP 1 Deli Serdang, merupakan siswi penyandang disabilitas. Ia mengidap down syndrome.

Meski demikian, Gus Ipul meyakini siswa ini memiliki kelebihan. Ia juga mengajak para guru dan tenaga kependidikan (tendik) di SRMP 1 Deli Serdang untuk membimbing Alifa mengasah bakatnya.

Baca Juga :
Prabowo Batal Hadiri Harlah 1 Abad NU, Gus Yahya Ungkap Alasannya

 


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Wamendagri Dorong Pelajar Persiapkan Diri Jadi Pemimpin Masa Depan
• 15 jam laludetik.com
thumb
Jokowi: Target PSI Besar, Mesinnya Juga Harus Besar
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Adies Kadir Jadi Hakim MK, Pakar Hukum: Sah Secara Konstitusi
• 6 menit laluokezone.com
thumb
Pria Culik Anak di Tambun karena Minta Jalin Asmara lagi dengan Ibu Korban
• 16 jam laludetik.com
thumb
B Clinic Satukan Serumpun Indonesia dan YASA dalam Narasi Pria Muslim Modern
• 11 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.