VIVA – Pedagang es gabus yang sempat viral, Ajat Suderajat, kembali menjadi perhatian publik setelah pernyataannya dalam sebuah acara televisi viral di media sosial. Kali ini, sorotan mengarah pada ucapannya soal bantuan yang ia terima dari Kapolres Metro Depok usai insiden penganiayaan yang melibatkan aparat.
Dalam tayangan Pagi-Pagi Ambyar yang disiarkan Kamis 29 Januari 2026, Suderajat mengungkapkan bahwa dirinya sempat berharap menerima mobil dari pihak kepolisian. Pernyataan itu mencuat di tengah upaya Polres Metro Depok meredam dampak kasus yang sebelumnya menimpa dirinya.
“Saya tadinya mau minta mobil, mobil buat jalan-jalan sama keluarga. Saya mau mobil, malah dikasih motor. Disetirin sama anak,” kata Suderajat dalam acara tersebut.
Sebelumnya, Kapolres Metro Depok Kombes Pol Abdul Waras bersama jajaran mendatangi kediaman Suderajat pada Selasa 27 Januari 2026.
Rumah tersebut berada di sebuah gang di Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, yang disebut Abdul masih masuk dalam wilayah hukum Polres Metro Depok.
Kunjungan itu dilakukan sebagai bentuk respons institusi kepolisian atas peristiwa penganiayaan yang dialami Suderajat. Dalam kesempatan tersebut, pihak kepolisian menyerahkan sebuah sepeda motor serta bantuan tambahan untuk menunjang usaha Suderajat sebagai penjual es gabus.
“Kami berikan sedikit bantuan terhadap Bapak Suderajat berupa motor dan sedikit tambahan (uang) untuk menambah usaha Bapak Suderajat,” ujar Abdul, dikutip dari laman Humas Polri.
Abdul menjelaskan, bantuan tersebut dimaksudkan agar Suderajat bisa kembali menjalankan aktivitas ekonomi dengan lebih tenang setelah peristiwa yang dialaminya. Ia juga menegaskan bahwa kehadiran kepolisian bertujuan memastikan rasa aman bagi Suderajat dan keluarganya.
“Enggak akan terjadi apa-apa karena sudah ada jaminan dari Pak Kapolres,” kata Abdul.



/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%2Fpre%2F2025%2F03%2F13%2Fe2739934-2c96-4d2d-aa92-d07931def0fe_jpg.jpg)
