CHELSEA mencatatkan sejarah baru di Liga Premier Inggris setelah berhasil membalikkan defisit dua gol di babak pertama menjadi kemenangan dramatis 3-2 melawan West Ham United. Dalam laga Derby London yang penuh tensi ini, The Blues tidak hanya mengamankan tiga poin, tetapi juga sukses menembus posisi empat besar klasemen sementara.
Manajer Chelsea, Liam Rosenior, melakukan perjudian besar dengan membuat tujuh perubahan pada starting XI miliknya usai kemenangan atas Napoli di tengah pekan. Namun, strategi ini nyaris menjadi bumerang. West Ham langsung tampil menekan sejak menit awal melalui Taty Castellanos.
Laga baru berjalan 15 menit, gawang Robert Sanchez sudah bergetar. Umpan silang melengkung dari Jarrod Bowen gagal dijangkau lini pertahanan Chelsea dan meluncur mulus ke tiang jauh. Gol ini menjadi catatan spesial bagi kapten West Ham tersebut yang selalu mencetak gol dalam 30 menit awal di empat laga beruntun.
Baca juga : Jelang Chelsea vs West Ham, Liam Rosenior: 4 Besar harus Ditembus
Dominasi tim asuhan Nuno Espirito Santo berlanjut. Memanfaatkan sisi kiri pertahanan Chelsea yang rapuh, Bowen dan Aaron Wan-Bissaka berkali-kali merepotkan Jorrel Hato. Hasilnya, pada menit ke-36, kerja sama apik keduanya membuahkan gol kedua The Hammers. Umpan tarik Wan-Bissaka diselesaikan dengan sempurna oleh Crysencio Summerville, mengubah skor menjadi 2-0.
Babak pertama ditutup dengan koor cemoohan dari pendukung tuan rumah. Merespons performa buruk tersebut, Rosenior langsung memasukkan Joao Pedro, Wesley Fofana, dan Marc Cucurella di awal babak kedua.
Perubahan ini terbukti jitu. Pada menit ke-48, umpan silang akurat Fofana berhasil disambut sundulan Joao Pedro untuk memperkecil ketertinggalan. Chelsea kemudian meningkatkan intensitas serangan. Alphonse Areola sempat melakukan penyelamatan gemilang atas tendangan jarak jauh Moises Caicedo, namun ia tak berdaya saat kemelut terjadi di depan gawangnya.
Baca juga : Chelsea vs West Ham: Prediksi, Jadwal, & Head to Head Derbi London
Berawal dari sundulan Malo Gusto yang membentur mistar gawang akibat gangguan Max Kilman, Marc Cucurella menyambar bola muntah untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Laga mencapai puncaknya di masa injury time. Joao Pedro kembali menjadi aktor antagonis bagi West Ham setelah pergerakannya di sisi kanan berakhir dengan umpan tarik kepada Enzo Fernandez. Gelandang asal Argentina itu melepaskan tembakan yang memastikan kemenangan Chelsea, tepat di peringatan tiga tahun bergabungnya ia bersama klub.
Laga berakhir dengan tensi tinggi setelah Jean-Clair Todibo menerima kartu merah akibat melanggar Joao Pedro secara kasar. Kekalahan ini menjadi yang ketujuh bagi West Ham dari delapan laga derby London terakhir mereka, sementara Chelsea kini merayakan keberhasilan mereka merangsek ke zona Liga Champions. (Flash Score/Z-2)





