FAJAR, MAKASSAR – Konsulat Jenderal Australia di Makassar membawa kabar gembira bagi para pemburu beasiswa di wilayah Indonesia Timur. Dalam rangka merayakan 10 tahun kehadiran Konsulat Jenderal Australia di Makassar, pemerintah Australia secara resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran beasiswa Australia Awards yang berlangsung mulai 1 Februari hingga April mendatang.
“Kita harap ada peningkatan dari Indonesia Timur, karena dari segi jumlah masih terlalu sedikit,” ujar Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, dalam acara Australian Alumni Gala Dinner yang digelar belum lama ini.
Program beasiswa ini tidak hanya ditujukan bagi kalangan birokrat atau politisi, melainkan terbuka luas bagi masyarakat umum yang ingin meningkatkan kapasitas diri. Fokus utama saat ini adalah mendorong partisipasi dari Indonesia Timur agar kesempatan pendidikan tidak hanya terpusat di Pulau Jawa atau Indonesia Barat. Beasiswa mencakup jenjang pendidikan S2 (Master), S3 (Doktor), serta kursus singkat atau Short Term Courses. Pemerintah Australia juga memberikan perhatian khusus bagi pelamar dari provinsi-provinsi di Indonesia Timur, kelompok penyandang disabilitas, serta perempuan yang rentan.
Bidang studi yang menjadi prioritas meliputi isu-isu krusial seperti perubahan iklim, pembangunan regional, dan berbagai bidang inovasi. Selain itu, tersedia pula program non-gelar seperti BRIDGE yang memperkuat kemitraan sekolah antara guru dan siswa, serta program Kinetik yang mendukung para pengusaha dalam mencari solusi inovatif atas berbagai permasalahan.
Untuk mendukung calon pendaftar, Ikatan Alumni Australia (IKAM) bersama Konsulat Jenderal memberikan pendampingan berupa coaching dan mentoring di berbagai perguruan tinggi. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri pelamar dari Indonesia Timur dalam menghadapi proses seleksi yang kompetitif.
Lebih dari sekadar peluang pendidikan, program Australia Awards juga diharapkan mampu memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Australia melalui kontribusi para alumninya di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, akademisi, hingga dunia usaha. (*)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489751/original/046174600_1769929413-2cf309f0-17cd-4d71-bc25-003778fbf47e.jpeg)


