Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Mayjen TNI (Purn) Salim S. Mengga, meninggal dunia pada Sabtu (31/1) pagi di Rumah Sakit Siloam Makassar, Sulawesi Selatan. Jenazah almarhum kemudian dibawa ke Jakarta dan disemayamkan di rumah keluarganya sebelum dimakamkan.
Jenazah Salim tiba di Jakarta selepas maghrib, dengan peti yang diselimuti kain merah putih.
Berikut rangkumannya.
Wakil Gubernur Sulbar Salim S. Mengga Wafat dan Rencana PemakamanInformasi wafatnya Salim S. Mengga disampaikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, melalui akun Facebook pribadinya. Suhardi mengaku menerima kabar tersebut melalui sambungan telepon dari pihak keluarga.
“Innalillahi wa innailaihi rajiun, subuh waktu Jakarta berdering telepon beberapa kali kemudian tersambung, terdengar suara tangis putri Wakil Gubernur, Mayor Jenderal (Purn) Salim Mengga, an. Mila. Saya kaget dan disampaikan Pak Wagub sudah tiada,” tulis Suhardi Duka.
Dalam unggahannya, Suhardi Duka juga menyampaikan rasa kehilangan atas sosok yang ia sebut sebagai teladan dan pemimpin yang sangat mencintai rakyat.
“Saya Gubernur dan seluruh rakyat Sulbar sangat kehilangan sosok teladan, pemimpin yang istiqamah, pemimpin yang sangat mencintai rakyatnya. Selamat jalan Kakanda, sahabat sekaligus orang yang kami tuakan. Kami doakan Allah SWT menempatkanmu di tempat yang mulia,” lanjutnya.
Haru Menyambut Kedatangan Jenazah di Rumah DukaJenazah Salim S. Mengga tiba di rumah duka di kawasan Cilandak, sekitar pukul 18.35 WIB dengan peti yang ditutup dengan kain merah putih. Suasana haru langsung menyelimuti rumah duka saat peti jenazah dibawa masuk.
Deretan karangan bunga dukacita dari berbagai tokoh seperti Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Agama Nasaruddin Umar, serta Gubernur Sulbar Suhardi Duka berjejer di depan rumah duka.
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Melayat ke Rumah Duka, Jenazah Akan Dimakamkan di TMP KalibataMenteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin datang melayat ke rumah duka Salim S. Mengga di Cilandak, Jakarta Selatan, pada Sabtu (31/1) malam.
Pantauan di lokasi, Sjafrie tiba sekitar pukul 20.40 WIB. Ia tampak mengenakan pakaian hitam dengan kopiah hitam. Ia langsung masuk ke rumah duka setelah turun dari mobilnya.
Sjafrie memiliki kedekatan dengan Salim. Keduanya sama-sama berlatar belakang militer. Mereka sama-sama masuk AKABRI tahun 1974 yang juga bersama dengan Presiden Prabowo Subianto.
Jenazah Salim rencananya akan di kebumikan pada Minggu (1/2) besok di Makam Taman Pahlawan Kalibata.




