NAPOLI sukses mengobati luka pascatersingkir dari Liga Champions dengan meraih kemenangan penting 2-1 atas Fiorentina dalam lanjutan Serie A. Kemenangan ini tidak hanya menandai gol perdana Antonio Vergara di liga, tetapi juga menjaga rekor tak terkalahkan Partenopei di Stadion Diego Armando Maradona sepanjang musim ini.
Sebelum laga ini, Napoli didera tren negatif tanpa kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir, termasuk kekalahan menyakitkan dari Chelsea tengah pekan lalu. Namun, semangat bangkit langsung ditunjukkan putra daerah Naples, Antonio Vergara. Laga baru berjalan 11 menit, Vergara berhasil memanfaatkan bola liar dan melakukan solo lari sebelum menaklukkan David de Gea untuk membawa Napoli unggul 1-0.
Tuan rumah nyaris menggandakan keunggulan melalui Rasmus Hojlund, namun aksi heroik bek Fiorentina, Pietro Comuzzo, berhasil menggagalkan peluang tersebut tepat di garis gawang. Fiorentina pun tak tinggal diam. Sundulan Nicolo Fagioli hampir menyamakan kedudukan jika tidak ditepis secara spektakuler Alex Meret ke tiang gawang.
Baca juga : Preview Napoli vs Fiorentina: Laga Penuh Ambisi Berbeda Misi
Sayangnya, kemenangan ini harus dibayar mahal oleh Napoli. Sang kapten, Giovanni Di Lorenzo, terpaksa ditandu keluar lapangan akibat cedera serius, menambah panjang daftar pemain absen di skuad asuhan mereka.
Memasuki babak kedua, Napoli tetap memegang kendali. Pada menit ke-51, Miguel Gutierrez memperlebar keunggulan menjadi 2-0 lewat tembakan melengkung yang bersarang di pojok gawang tanpa bisa dijangkau De Gea. Fiorentina sempat menghidupkan harapan melalui gol Manor Solomon di menit ke-63, yang memanfaatkan bola rebound hasil tepisan Meret.
Di sisa waktu, Fiorentina mencoba menekan untuk mencari gol penyeimbang. Moise Kean sempat melepaskan tembakan yang membentur tiang, meski posisinya kemudian dinyatakan offside. Hingga peluit panjang berbunyi, sang juara bertahan berhasil mempertahankan keunggulan 2-1.
Kemenangan ini membawa Napoli merangsek ke peringkat ketiga klasemen sementara Serie A, terpaut enam poin dari Inter Milan di puncak. Sebaliknya bagi Fiorentina, kekalahan ini membuat tim asuhan Paolo Vanoli tersebut masih tertahan di zona merah, terpaut satu poin dari zona aman dengan satu pertandingan lebih banyak dibanding pesaing terdekat mereka.
Kemenangan ini juga mencatatkan sejarah baru bagi Napoli, yang untuk pertama kalinya sejak 1988 berhasil memenangkan empat pertemuan beruntun melawan Fiorentina di ajang Serie A. (Flash Score/Z-2)





