MARSEILLE harus menelan pil pahit setelah gagal mempertahankan keunggulan dua gol dalam lanjutan Ligue 1 melawan Paris FC. Kemenangan yang sudah di depan mata sirna seketika setelah tuan rumah bangkit secara dramatis untuk memaksakan hasil imbang 2-2 di menit-menit akhir pertandingan.
Hasil mengecewakan ini melengkapi pekan kelam bagi pelatih Roberto De Zerbi. Sebelumnya, Marseille baru saja tersingkir secara menyakitkan dari Liga Champions tengah pekan lalu, yang memicu spekulasi mengenai masa depan sang pelatih di klub.
Dominasi Tim TamuMarseille sebenarnya memulai laga dengan sangat baik. Pertandingan baru berjalan 15 menit ketika wasit menunjuk titik putih setelah Moustapha Mbow dianggap melakukan handball di area terlarang. Mason Greenwood yang maju sebagai eksekutor dengan tenang menyarangkan bola ke pojok kiri gawang, sekaligus mencatatkan gol ke-13 miliknya musim ini.
Baca juga : Paris FC vs Angers Skor Kacamata: Masalah Lini Depan Hantui Skuad Stéphane Gilli
Dominasi Les Phocéens terus berlanjut di sepanjang babak pertama. Timothy Weah nyaris menggandakan keunggulan lewat penetrasi cepatnya, namun tembakannya masih terlalu lemah bagi kiper Kevin Trapp. Pemain pinjaman baru, Ethan Nwaneri, juga sempat mengancam lewat tendangan keras yang hanya meleset tipis di samping gawang.
Memasuki babak kedua, Marseille tetap memegang kendali. Sembilan menit pasca turun minum, Pierre-Emerick Aubameyang sukses mengubah skor menjadi 2-0. Gol ini lahir berkat umpan silang akurat Greenwood yang disambut dengan tap-in sederhana oleh Aubameyang di tiang jauh.
Kebangkitan Tak Terduga Paris FCLaga tampak akan berakhir dengan kemenangan mudah bagi tim tamu hingga memasuki menit ke-80. Namun, Paris FC menolak menyerah. Pada menit ke-82, pemain pengganti Jonathan Ikone yang berdiri tanpa kawalan sukses menyundul bola masuk ke gawang untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Baca juga : Marseille vs Lens: Marseille Hentikan Dominasi Lens 3-1 di Ligue 1
Gol tersebut memicu semangat juang luar biasa dari tuan rumah. Drama memuncak di masa injury time ketika kiper Marseille, Geronimo Rulli, dianggap melakukan pelanggaran terhadap Marshall Munetsi di kotak penalti. Ilan Kebbal yang menjadi eksekutor pada menit ke-94 tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Kegagalan mempertahankan poin penuh ini membuat Marseille semakin tertinggal dalam perburuan gelar juara. Mereka kini terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen, RC Lens. Sebaliknya, satu poin tambahan ini sangat berharga bagi Paris FC untuk menjauhkan diri dari zona play-off degradasi.
Bagi De Zerbi, cara timnya kehilangan poin di 15 menit terakhir tentu menjadi evaluasi besar, terutama setelah mereka tampil begitu dominan di sebagian besar jalannya pertandingan. (Flash Score/Z-2)

.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489335/original/083734100_1769843802-InShot_20260130_155146781.jpg.jpeg)
