JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat di sejumlah wilayah Indonesia, khususnya di Sumatera Selatan, seluruh Pulau Jawa, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT) meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada Minggu (1/2/2026).
Peringatan ini menyusul terdeteksinya fenomena atmosfer yang memengaruhi pola cuaca nasional.
Prakirawan BMKG, Masayu Franstika menyatakan, pemicu utama kondisi ini adalah keberadaan Bibit Siklon Tropis 98P.
Sistem ini terpantau berada di daratan Australia bagian utara dengan kecepatan angin maksimum 25 knot dan tekanan udara minimum 996 hPa.
"Dalam 48 jam ke depan, bibit siklon tersebut dalam kategori rendah menjadi siklon tropis," ujar Masayu dalam siaran BMKG.
Bibit siklon yang bergerak ke arah barat ini memengaruhi pola angin di wilayah Indonesia.
Masayu menjelaskan, sistem 98P menginduksi terbentuknya low level jet di pesisir utara Australia dan Teluk Carpentaria.
Selain itu, bibit siklon membentuk daerah pertemuan angin (konfluensi) dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi).
Zona ini memanjang di sekitar Samudra Hindia selatan Pulau Timor, Laut Timor, Laut Arafuru, Maluku bagian tenggara, hingga pesisir selatan Papua Selatan.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem, BMKG Minta Waspada Hujan di Jabodetabek 1-2 Februari 2026
Penulis : Danang Suryo Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- BMKG
- Cuaca Ekstrem
- Bibit Siklon 98P
- Hujan Lebat
- Prakiraan Cuaca
- Info BMKG 1 Februari 2026

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5489046/original/047456600_1769778320-7.jpg)



