Medan (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Tengah, Sumatera Utara menyalurkan sebanyak 15 tangki air guna pemenuhan kebutuhan dasar warga yang terdampak bencana di kabupaten tersebut.
"Kehadiran Polri di lokasi bencana merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat," ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan di Medan, Minggu.
Ferry mengatakan sebanyak 15 unit tangki air berkapasitas masing-masing 1.000 liter yang disalurkan secara bertahap ke titik warga yang membutuhkan.
Lebih lanjut, penyaluran tangki air itu dilakukan di Komplek Perumahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik dan Komplek Perumahan Bintang Lestari, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah.
Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad Alan Haikel menambahkan, bantuan tangki air tersebut diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek bagi warga dalam memenuhi kebutuhan sanitasi dan air minum sehari-hari.
"Penyaluran itu merupakan respons cepat kami atas permintaan warga pasca-bencana di wilayah tersebut," ucapnya.
Baca juga: Menteri PPPA dampingi Wapres ke Aceh tinjau pembelajaran pascabencana
Ia mengatakan di kedua lokasi tersebut, masyarakat masih mengalami krisis air bersih dikarenakan saluran air yang belum berfungsi maksimal pasca-bencana alam.
Kapolres mengatakan bantuan tersebut berasal dari Alumni Akpol Base 99 Parade 08 yang didedikasikan untuk warga yang terdampak di Tapanuli Tengah.
Selain penyaluran tangki air, personel Polda Sumut dan jajaran mengintensifkan penyaluran air dengan membawa mobil berfasilitas pengolahan air untuk kebutuhan warga terdampak bencana di wilayah tersebut.
Pihaknya berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada warga yang terdampak di wilayah tersebut, guna mempercepat pemulihan dan menjadi aktivitas normal.
Baca juga: Istri TNI bantu pulihkan trauma anak-anak terdampak bencana di Aceh
"Kehadiran Polri di lokasi bencana merupakan wujud nyata pengabdian kepada masyarakat," ujar Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Ferry Walintukan di Medan, Minggu.
Ferry mengatakan sebanyak 15 unit tangki air berkapasitas masing-masing 1.000 liter yang disalurkan secara bertahap ke titik warga yang membutuhkan.
Lebih lanjut, penyaluran tangki air itu dilakukan di Komplek Perumahan Sibuluan Nalambok, Kecamatan Sarudik dan Komplek Perumahan Bintang Lestari, Kelurahan Sibuluan Nauli, Kecamatan Pandan, Tapanuli Tengah.
Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Muhammad Alan Haikel menambahkan, bantuan tangki air tersebut diharapkan dapat menjadi solusi jangka pendek bagi warga dalam memenuhi kebutuhan sanitasi dan air minum sehari-hari.
"Penyaluran itu merupakan respons cepat kami atas permintaan warga pasca-bencana di wilayah tersebut," ucapnya.
Baca juga: Menteri PPPA dampingi Wapres ke Aceh tinjau pembelajaran pascabencana
Ia mengatakan di kedua lokasi tersebut, masyarakat masih mengalami krisis air bersih dikarenakan saluran air yang belum berfungsi maksimal pasca-bencana alam.
Kapolres mengatakan bantuan tersebut berasal dari Alumni Akpol Base 99 Parade 08 yang didedikasikan untuk warga yang terdampak di Tapanuli Tengah.
Selain penyaluran tangki air, personel Polda Sumut dan jajaran mengintensifkan penyaluran air dengan membawa mobil berfasilitas pengolahan air untuk kebutuhan warga terdampak bencana di wilayah tersebut.
Pihaknya berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada warga yang terdampak di wilayah tersebut, guna mempercepat pemulihan dan menjadi aktivitas normal.
Baca juga: Istri TNI bantu pulihkan trauma anak-anak terdampak bencana di Aceh





