PDIP Tegaskan Perdamaian Palestina Lewat Kerangka PBB, Bukan Board of Peace

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menegaskan posisi partai yang konsisten mendorong penyelesaian konflik global, termasuk isu Palestina, melalui penguatan peran Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). 

Hasto menekankan bahwa Indonesia harus tetap berpijak pada prinsip politik luar negeri bebas aktif di tengah dinamisnya konstelasi politik internasional.

Baca Juga :
Gus Salam Usul Pemerintah Kaji Ulang Keanggotaan RI di Board of Peace, Ini Alasannya
Ketum PBNU: Board of Peace Satu-satunya Wadah Perjuangkan Rakyat Palestina

Pernyataan tersebut disampaikan Hasto merespons pertanyaan wartawan mengenai posisi Indonesia dalam isu geopolitik internasional, termasuk langkah Presiden Prabowo Subianto yang dikabarkan masuk dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace bentukan Presiden AS Donald Trump.

Presiden RI Prabowo Subianto meneken dokumen komitmen Indonesia gabung Dewan Perdamaian Gaza
Photo :
  • Tangkapan layar YouTube The White House

Hasto mengingatkan kembali amanat Rakernas Pertama PDIP yang sangat tegas menjunjung tinggi hukum internasional dan konstitusi. Ia mencontohkan sikap partai terhadap berbagai intervensi asing yang dinilai bertentangan dengan prinsip kemerdekaan.

"Sikap PDI Perjuangan sangat tegas, mengacu pada prinsip bahwa kemerdekaan ialah hak segala bangsa. Ini adalah landasan politik luar negeri kita. Kita tidak boleh mengikatkan diri, kecuali berpihak kepada kemerdekaan sebagai hak segala bangsa," ujar Hasto di Kantor Megawati Institute, Jakarta, dikutip Minggu, 1 Februari 2026.

Lebih lanjut, Hasto menekankan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab sejarah untuk menjadi pemimpin bagi bangsa-bangsa di selatan. Dibandingkan hanya mengikuti skema buatan negara besar, Indonesia seharusnya lebih menonjolkan pengaruhnya melalui blok-blok strategis yang sudah ada sejak era Bung Karno.

"Sikap PDI Perjuangan adalah mendorong seluruh upaya perdamaian itu melalui PBB. Kita harus memperkuat sistem internasional yang lebih berkeadilan dan damai. Indonesia perlu membangun kembali solidaritas bangsa-bangsa Asia, Afrika, hingga Amerika Latin. Kepemimpinan Indonesia di wilayah itulah yang harus ditonjolkan," paparnya.

Hasto menegaskan bahwa konsistensi Indonesia dalam memperjuangkan hak-hak bangsa yang tertindas, termasuk Palestina, merupakan ujian bagi integritas politik luar negeri Indonesia di mata dunia. Bagi PDIP, kedaulatan sebuah bangsa tidak bisa dikompromikan oleh kepentingan aliansi politik tertentu yang mengabaikan hukum internasional.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono buka suara iuran yang dibayarkan anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace. Dia menyebut, iuran itu salah satunya digunakan untuk rekonstruksi di Gaza, Palestina.

Baca Juga :
Pep Guardiola Bicara Palestina, Soroti Anak-anak Korban Kekerasan Israel: Kita Meninggalkan Mereka Sendirian
Wacana Penghapusan Ambang Batas Parlemen, Said PDIP Singgung Kawin Paksa Politik
Dorong Pelonggaran Syarat Pencalonan di Pilkada, PSI Ungkap Alasannya

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Rezki Mulfiati Lutfi Gabung PSI, Dijaketkan Kaesang di Rakernas Makassar
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Petani Jawa Menang Judi Rp 100 Miliar, Uangnya Dipakai Buat Ini
• 1 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Berita Populer: Stimulus Pemerintah Dorong BEV; Target Penjualan Gaikindo 2026
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Langkah Terakhir Bocah di Bekasi: Beli Gas, Lalu Diculik
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Sejumlah Kader Parpol Gabung PSI, Bestari Barus: 15 Sampai 20 Lagi akan Bergabung
• 14 menit lalukompas.tv
Berhasil disimpan.